Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAH

Kelangkaan Elpiji 3 Kg Berkepanjangan di Soppeng, Aktivis Pertanyakan Distribusi

5
×

Kelangkaan Elpiji 3 Kg Berkepanjangan di Soppeng, Aktivis Pertanyakan Distribusi

Sebarkan artikel ini

SOPPENG | BreakingNewspost.id — Kelangkaan elpiji bersubsidi 3 kilogram kembali dikeluhkan warga di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan. Kondisi yang berlangsung berulang itu memicu pertanyaan aktivis mengenai kepastian pasokan dan efektivitas distribusi elpiji bersubsidi hingga ke pangkalan.

Informasi yang dihimpun aktivis hukum Rudiandi C.BJ., C.EJ., C.In., Senin (31/8/2026), menunjukkan warga masih mengalami kesulitan memperoleh elpiji 3 kilogram untuk kebutuhan sehari-hari. Kondisi tersebut dinilai perlu ditelusuri karena menyangkut barang bersubsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat tertentu.

Rudiandi meminta pemerintah tidak berhenti pada pernyataan bahwa pasokan tersedia. Menurut dia, pemerintah perlu menunjukkan data penyaluran untuk menjawab mengapa kelangkaan masih terjadi di tingkat masyarakat.

> “Kelangkaan ini sudah berkepanjangan dan menjadi misteri. Kalau pasokan memang tersedia, pemerintah harus menjelaskan mengapa warga masih kesulitan mendapatkannya,” ujar Rudiandi.

 

Ia meminta distribusi diperiksa secara menyeluruh, mulai dari kuota, penyaluran agen, distribusi ke pangkalan hingga realisasi penjualan kepada masyarakat. Pemeriksaan itu penting untuk mengetahui titik persoalan secara objektif.

Rudiandi juga mendorong pengawasan terhadap pangkalan diperkuat, termasuk memastikan elpiji bersubsidi tepat sasaran dan dijual sesuai ketentuan harga yang berlaku.

Bagi masyarakat, persoalannya bukan sekadar ada atau tidaknya pasokan, tetapi apakah elpiji tersebut benar-benar sampai kepada konsumen yang berhak.

Pemerintah daerah dan pihak terkait diharapkan memberikan penjelasan mengenai kondisi distribusi elpiji 3 kilogram di Soppeng serta langkah yang dilakukan untuk mengatasi kelangkaan yang terus dikeluhkan warga.Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *