Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAH

Ketua Umum GWI Hadiri Pisah Sambut Kapolres Cilegon, Tekankan Sinergi Pers dan Kepolisian Tanpa Mengurangi Independensi

1
×

Ketua Umum GWI Hadiri Pisah Sambut Kapolres Cilegon, Tekankan Sinergi Pers dan Kepolisian Tanpa Mengurangi Independensi

Sebarkan artikel ini

CILEGON| BreakingNewspost.id – Pergantian kepemimpinan di lingkungan Kepolisian Republik Indonesia tidak hanya menjadi bagian dari mekanisme pembinaan organisasi, tetapi juga momentum untuk memperkuat kolaborasi antarlembaga dalam menjaga stabilitas keamanan dan pelayanan publik.

Semangat tersebut tercermin dalam acara pisah sambut Kapolres Cilegon yang digelar di Markas Komando (Mako) Polres Cilegon, Rabu (29/7/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gabungnya Wartawan Indonesia (GWI), Syamsul Bahri, bersama jajaran pengurus dan anggota DPD serta DPC GWI Provinsi Banten.

Kehadiran organisasi profesi wartawan tersebut menjadi bentuk penghormatan kepada pejabat lama sekaligus dukungan terhadap kepemimpinan baru Polres Cilegon dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Prosesi berlangsung khidmat dan penuh nuansa kekeluargaan. Sejumlah unsur Forkopimda, pejabat daerah, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen lainnya turut menghadiri serah terima kepemimpinan tersebut.

Suasana haru mewarnai pelepasan AKBP Dr. Martua Raja Taripar Laut Silitonga, S.H., S.I.K., M.Si., yang selama menjabat sebagai Kapolres Cilegon dinilai telah berkontribusi dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukumnya.

Tongkat estafet kepemimpinan kemudian diserahkan kepada AKBP Moehamad Probandono Bobby Danuardi, S.H., S.I.K., M.Si., yang diharapkan mampu melanjutkan berbagai program pelayanan kepolisian sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

Bagi GWI, pergantian pimpinan bukan sekadar rotasi jabatan administratif, melainkan kesempatan memperkuat komunikasi dan sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, masyarakat, serta insan pers dalam menciptakan ruang publik yang sehat dan demokratis.

Ketua Umum DPP GWI Syamsul Bahri menyampaikan apresiasi atas dedikasi AKBP Dr. Martua selama memimpin Polres Cilegon. Ia juga mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada AKBP Moehamad Probandono Bobby Danuardi sebagai Kapolres Cilegon yang baru.

Menurut Syamsul, hubungan antara pers dan kepolisian memiliki posisi strategis dalam kehidupan demokrasi. Pers menjalankan fungsi kontrol sosial melalui pemberitaan yang akurat, berimbang, dan berdasarkan fakta, sementara kepolisian memiliki tanggung jawab menjaga keamanan, menegakkan hukum, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.

«”Pergantian kepemimpinan adalah sebuah keniscayaan dalam setiap institusi. Namun, yang jauh lebih penting adalah bagaimana semangat pengabdian, profesionalisme, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan masyarakat dapat terus dijaga dan ditingkatkan,” ujar Syamsul Bahri.»

Ia menegaskan bahwa GWI akan terus membangun komunikasi yang sehat dan konstruktif dengan aparat penegak hukum. Namun, kemitraan tersebut, menurutnya, harus tetap berada dalam koridor profesionalisme serta tidak mengurangi independensi pers dalam menjalankan fungsi jurnalistik.

«”Pers dan kepolisian memang memiliki ruang pengabdian yang berbeda, tetapi keduanya memiliki tanggung jawab sosial yang sama, yakni memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Karena itu, komunikasi dan kolaborasi yang sehat harus terus dibangun tanpa mengurangi independensi dan profesionalisme masing-masing,” tegasnya.»

Syamsul menambahkan bahwa hubungan yang baik antara media dan aparat penegak hukum harus dilandasi prinsip saling menghormati fungsi serta kewenangan masing-masing. Pers tetap menjalankan peran sebagai penyampai informasi sekaligus kontrol sosial, sedangkan kepolisian menjalankan tugas penegakan hukum secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Rangkaian acara turut diwarnai tradisi pedang pora sebagai penghormatan kepada pejabat lama. Prosesi tersebut menjadi simbol berakhirnya masa tugas AKBP Dr. Martua Raja Taripar Laut Silitonga sebagai Kapolres Cilegon sekaligus awal pengabdian pejabat baru.

Bagi GWI, kehadiran dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen organisasi untuk terus mendorong terbangunnya hubungan yang profesional, kritis, dan konstruktif antara dunia jurnalistik dan institusi kepolisian.

Kemitraan yang baik, menurut GWI, tidak berarti menghilangkan sikap kritis media. Sebaliknya, sinergi harus dibangun dengan tetap menjunjung tinggi etika jurnalistik, transparansi, akuntabilitas, serta kepentingan publik sebagai orientasi utama.

Pergantian kepemimpinan di Polres Cilegon diharapkan menjadi momentum menghadirkan energi baru dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat, serta menumbuhkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian di Kota Cilegon.

(Tim Kabarbahri Cilegon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *