Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAH

KPRI Gelekat Nara Rayakan HUT Emas ke-50, Teguhkan Komitmen Menjadi Koperasi Modern Berbasis Kepercayaan Anggota

28
×

KPRI Gelekat Nara Rayakan HUT Emas ke-50, Teguhkan Komitmen Menjadi Koperasi Modern Berbasis Kepercayaan Anggota

Sebarkan artikel ini

Larantuka, Flores Timur|BreakingNewspost.id – Lima puluh tahun perjalanan bukan sekadar penanda usia, melainkan cermin dari konsistensi menjaga kepercayaan, semangat gotong royong, dan komitmen meningkatkan kesejahteraan anggota. Nilai-nilai itulah yang mewarnai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Emas ke-50 Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Gelekat Nara yang digelar di Hotel Gelekat Nara, Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Jumat (17/7/2026).

Perayaan berlangsung dalam suasana penuh syukur dan kekeluargaan. Rangkaian acara diawali dengan Perayaan Ekaristi Kudus yang dipimpin Uskup Larantuka, Mgr. Yohanes Hans Monteiro, Pr., serta dihadiri para imam, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Flores Timur, mitra lembaga keuangan, para pendiri, pengurus, pengawas, anggota koperasi, dan berbagai tamu undangan.

Momentum ulang tahun emas tersebut menjadi ruang refleksi atas perjalanan panjang sebuah koperasi yang lahir dari semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap kesejahteraan para pegawai, khususnya tenaga pendidik.

Dalam sambutannya, Ketua KPRI Gelekat Nara, Yohanes Milan Liwun, menyampaikan rasa syukur atas perjalanan koperasi yang telah memasuki usia lima dekade. Ia mengapresiasi kehadiran Uskup Larantuka beserta para imam yang memimpin Perayaan Ekaristi sebagai ungkapan syukur atas perjalanan panjang lembaga yang dipimpinnya.

Menurut Liwun, lima puluh tahun bukanlah rentang waktu yang singkat. Di balik perjalanan tersebut tersimpan kisah tentang mimpi yang diwujudkan bersama, tantangan yang berhasil dilalui, serta kepercayaan anggota yang terus dijaga dari generasi ke generasi.

Kami bersyukur karena hingga hari ini KPRI Gelekat Nara tetap berdiri dan terus bertumbuh. Semua itu tidak lepas dari kepercayaan anggota serta kerja keras para pendiri, pengurus, pengawas, dan seluruh keluarga besar koperasi,” ujarnya.

KPRI Gelekat Nara didirikan pada 17 Juli 1976 atas prakarsa sejumlah tokoh yang memiliki perhatian terhadap peningkatan kesejahteraan para pegawai, terutama guru-guru di bawah naungan YAPERSUKTIM. Dengan modal awal sebesar Rp4.566.500 dan beranggotakan 455 orang, koperasi tersebut berkembang menjadi salah satu lembaga ekonomi anggota yang memiliki peran penting dalam mendukung kehidupan para anggotanya di Kabupaten Flores Timur.

Dalam kesempatan itu, Liwun mengajak seluruh hadirin mengenang jasa para pendiri, antara lain Herman Duru Kelen, almarhum Paulus Ola Kromen, F.X. Semakur, serta tokoh-tokoh lainnya yang telah meletakkan fondasi kuat bagi perkembangan koperasi.

Menurutnya, para pendiri tidak sekadar membangun sebuah lembaga simpan pinjam, tetapi menghadirkan sebuah keluarga besar yang bertumpu pada semangat gotong royong, saling percaya, saling membantu, dan saling menguatkan.

Mereka bukan hanya mendirikan sebuah lembaga keuangan, tetapi membangun rumah bersama yang menjadi tempat bertumbuh bagi seluruh anggota,” katanya.

Ia juga mengakui bahwa perjalanan koperasi selama lima dekade tidak terlepas dari berbagai tantangan. Perubahan regulasi pemerintah, dinamika ekonomi nasional, perkembangan teknologi, hingga meningkatnya kebutuhan anggota menjadi bagian dari proses yang harus dihadapi.

Meski demikian, menurut Liwun, tantangan tersebut tidak mengurangi komitmen pengurus untuk terus memberikan pelayanan yang jujur, bertanggung jawab, transparan, dan berorientasi pada kepentingan anggota.

Kami tidak menutup mata terhadap berbagai tantangan yang ada. Justru tantangan itu menjadi dorongan bagi kami untuk terus berbenah, meningkatkan kualitas pelayanan, dan menjaga keberlanjutan koperasi,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa keberadaan KPRI Gelekat Nara tidak hanya sebatas sebagai lembaga simpan pinjam. Selama ini koperasi juga hadir sebagai mitra yang membantu anggota memenuhi berbagai kebutuhan, mulai dari pembiayaan pendidikan anak, pengembangan usaha keluarga, hingga memberikan rasa aman dalam menghadapi tekanan ekonomi.

Karena itu, memasuki usia emas, pengurus menetapkan sejumlah agenda strategis sebagai arah pengembangan koperasi ke depan. Fokus tersebut meliputi penguatan tata kelola yang profesional, peningkatan kualitas sumber daya manusia, percepatan digitalisasi pelayanan, pengembangan inovasi usaha, serta menjaga kesehatan dan akuntabilitas pengelolaan keuangan.

Menurut Liwun, keberhasilan sebuah koperasi tidak semata-mata diukur dari besarnya aset atau nilai usaha yang dimiliki, melainkan dari kemampuan menjaga kepercayaan anggota yang menjadi modal sosial paling berharga.

Kepercayaan itulah, katanya, yang harus terus dipelihara melalui tata kelola yang transparan, pelayanan yang berkualitas, serta komitmen untuk selalu menempatkan kepentingan anggota sebagai prioritas utama.

Ke depan, KPRI Gelekat Nara diharapkan mampu berkembang sebagai koperasi yang sehat, modern, mandiri, inovatif, sekaligus tetap berpegang teguh pada jati diri koperasi sebagai gerakan ekonomi yang berasaskan kekeluargaan.

Menutup sambutannya, Liwun mengajak seluruh keluarga besar KPRI Gelekat Nara memperkuat persatuan, meningkatkan solidaritas, mengembangkan profesionalisme, dan terus menghadirkan manfaat nyata bagi anggota maupun masyarakat.

Dengan mengusung tema “50 Tahun Gelekat Nara Berkarya dan Melayani, Bersatu dalam Kebersamaan, Tumbuh untuk Kesejahteraan Anggota dalam Semangat SATU RASA,” peringatan HUT Emas ini tidak hanya menjadi seremoni mengenang sejarah, tetapi juga menjadi tonggak untuk meneguhkan arah baru koperasi dalam menjawab tantangan zaman. Semangat kebersamaan yang diwariskan para pendiri diharapkan tetap menjadi fondasi utama agar KPRI Gelekat Nara terus tumbuh sebagai koperasi yang adaptif, profesional, dan memberi manfaat berkelanjutan bagi seluruh anggotanya.

Reporter: Yuven Fernandez

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *