MINAHASA UTARA — Upaya peningkatan kualitas pembelajaran terus diupayakan para guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) di Kecamatan Likupang Timur melalui penguatan kolaborasi dan peningkatan kompetensi profesional. Hal ini tercermin dalam kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG) PAK yang digelar di SD Inpres Maen, Kamis (26/3/2026).
Pertemuan yang merupakan agenda kedua pada tahun 2026 ini dinilai menjadi momentum strategis, tidak hanya untuk memperdalam kapasitas pedagogik guru, tetapi juga mempererat sinergi dalam pelayanan pendidikan, khususnya di wilayah Likupang Timur.
Dalam sesi utama, para peserta mendapatkan pembinaan dari Pengawas PAK, Maria Caraen, yang menyampaikan materi mengenai penyusunan Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM). Ia menekankan bahwa perencanaan pembelajaran harus disusun secara terstruktur, kontekstual, dan berorientasi pada penguatan karakter serta pemahaman peserta didik.
“Perencanaan yang baik menjadi fondasi utama dalam menciptakan proses pembelajaran yang efektif dan bermakna,” ujarnya di hadapan para peserta.
Materi tersebut kemudian diperdalam melalui presentasi praktik oleh GA Anggraini Bondi, yang memaparkan langkah-langkah konkret dalam menyusun RPM. Ia menyoroti pentingnya menyesuaikan perangkat pembelajaran dengan kebutuhan riil siswa, serta mendorong kreativitas guru dalam merancang metode pembelajaran yang relevan.
Diskusi interaktif berlangsung dinamis, melibatkan seluruh peserta bersama pengawas. Para guru aktif berbagi pengalaman, menyampaikan tantangan yang dihadapi di kelas, serta mendiskusikan solusi yang dapat diterapkan secara kontekstual di lingkungan masing-masing.
Selain sebagai wadah peningkatan kapasitas profesional, kegiatan ini juga memperkuat kebersamaan antar guru PAK. Nuansa kekeluargaan dan semangat saling mendukung menjadi bagian penting yang mewarnai jalannya pertemuan.
Sejumlah peserta menilai forum KKG seperti ini perlu terus dioptimalkan sebagai ruang belajar bersama yang berkelanjutan, terutama dalam menghadapi dinamika pendidikan yang terus berkembang.
Kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh GA Sandra Narande sebagai ungkapan syukur atas kelancaran dan manfaat yang diperoleh selama pertemuan.
Melalui forum KKG ini, para guru diharapkan semakin siap menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berkualitas secara akademik, tetapi juga mampu membentuk karakter dan spiritualitas peserta didik secara utuh di Kabupaten Minahasa Utara.
Ferdinand Sahempa















