Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

Panti Asuhan Bruder Alma Rusak Berat Diguncang Gempa, 15 Anak Mengungsi Mandiri

13
×

Panti Asuhan Bruder Alma Rusak Berat Diguncang Gempa, 15 Anak Mengungsi Mandiri

Sebarkan artikel ini

NAGEKEO, NTT | BreakingNewsPost.id — Gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Nagekeo, Flores, Nusa Tenggara Timur, merusak berat bangunan Panti Asuhan Bruder Alma di Nanganumba, Desa Nggolonio, Kecamatan Aesesa. Sebanyak 15 anak bersama para bruder terpaksa mengungsi setelah bangunan panti mengalami kerusakan.

Gempa terjadi sekitar pukul 06.00 WITA pada Sabtu lalu, ketika para bruder dan anak-anak sedang bersiap mengikuti Misa pagi. Guncangan membuat sejumlah anak panik dan berlari menyelamatkan diri. Mereka bahkan keluar tanpa sempat mengenakan pakaian lengkap.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, bangunan panti mengalami kerusakan berat dan tidak lagi aman untuk ditempati.

Para penghuni panti kemudian mengungsi secara mandiri ke Komunitas Aegela di Jalan Trans Aegela–Mbay, Desa Bidoa, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo. Kondisi pengungsian juga belum sepenuhnya aman karena gempa susulan terus terjadi dan mulai menimbulkan retakan pada bangunan yang mereka tempati.

Pemimpin Biara Nanganumba, Bruder Akurianus Kolo Alma, mengatakan pihaknya bersyukur mendapat bantuan pemerintah melalui Dinas Sosial. Bantuan tersebut digunakan untuk mendirikan kemah darurat di sekitar halaman rumah sebagai tempat beraktivitas sementara.

“Kami bersyukur karena saat ini sudah ada dukungan dari pemerintah melalui Dinas Sosial yang membantu kami membangun kemah darurat,” ujar Bruder Akurianus kepada reporter BreakingNewsPost, Bergita Abi.

Menurut dia, situasi tersebut membuat para penghuni panti masih diliputi ketidakpastian. Mereka belum mengetahui kapan kondisi akan kembali normal dan kapan dapat kembali ke tempat tinggal semula.

“Kami tidak tahu kapan ini semua akan berlalu,” katanya.

Hingga Jumat (21/8/2026), para penghuni Panti Asuhan Bruder Alma masih bertahan di lokasi pengungsian mandiri sambil menunggu kondisi dinyatakan aman.

Reporter: Bergita Abi
BreakingNewsPost.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *