Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAH

Pelanggan Menjerit, Air PDAM Mati Dua Bulan Jadi Sorotan DPRD

26
×

Pelanggan Menjerit, Air PDAM Mati Dua Bulan Jadi Sorotan DPRD

Sebarkan artikel ini

SOPPENG-BreakingNewspost.id — 1 Juni 2026 – Keluhan masyarakat terkait terhentinya aliran air PDAM hingga dua bulan di sejumlah wilayah Kabupaten Soppeng kembali menjadi sorotan publik. Persoalan tersebut ramai diperbincangkan warga di media sosial maupun grup komunitas setelah diberitakan oleh NewsPost.

Sorotan juga datang dari Anggota DPRD Kabupaten Soppeng Daerah Pemilihan Marioriwawo, Ardi Doma. Melalui kolom komentar pada pemberitaan NewsPost, ia menegaskan bahwa pelayanan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang menjadi harapan masyarakat sebagai pelanggan PDAM.

Masyarakat pastilah berharap, karena salah satu tujuan Perumda dalam hal PDAM yakni melayani masyarakat atas kebutuhan pokoknya yaitu air. Belum lagi program unggulan Pemda terkait jaminan air bersih di Kota Watansoppeng,” tulis Ardi Doma.

Pernyataan tersebut mendapat respons dari sejumlah warga. Salah satunya Rhido Mario yang menilai pelanggan berhak memperoleh penjelasan terkait gangguan layanan yang berlangsung cukup lama.

“Namanya pelanggan PDAM pasti berharap karena terdaftar dan membayar iuran. Yang mengeluh adalah pelanggan, jadi perlu penjelasan dari PDAM kenapa hal ini bisa terjadi,” tulisnya.

Selain menyampaikan keluhan, sejumlah warga juga mengusulkan agar pemerintah daerah dan PDAM mulai mempertimbangkan pemanfaatan sumber air alternatif untuk mengantisipasi krisis air bersih. Beberapa usulan yang muncul di antaranya pemanfaatan Sungai Lawo dan Danau Tempe sebagai sumber baku air, serta optimalisasi dana desa untuk pembangunan sumur bor di wilayah yang sering mengalami gangguan distribusi air.

Keluhan masyarakat ini muncul di tengah harapan warga terhadap peningkatan pelayanan air bersih yang selama ini menjadi salah satu kebutuhan utama rumah tangga. Warga berharap pihak PDAM dapat memberikan penjelasan terbuka mengenai penyebab gangguan layanan yang terjadi serta langkah-langkah yang sedang dilakukan untuk mengatasi persoalan tersebut.

Tim Media NewsPost telah berupaya mengonfirmasi persoalan ini kepada Direktur Utama PDAM Soppeng, Hasnuddin, melalui pesan WhatsApp pada Jumat (30/5/2026) pukul 15.56 WITA.

Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan atau keterangan resmi yang diberikan.

Redaksi NewsPost tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi seluas-luasnya kepada pihak PDAM Soppeng untuk memberikan penjelasan terkait keluhan masyarakat maupun sorotan yang disampaikan Anggota DPRD tersebut.

Berita ini disusun berdasarkan komentar publik yang disampaikan secara terbuka serta hasil upaya konfirmasi kepada pihak terkait. Informasi akan diperbarui apabila terdapat keterangan resmi yang diterima redaksi.

(Tim Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *