Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAH

Peringatan ke-62 Tahun SMP Katolik St. Yosef Noemuti: Bupati TTU Serukan Tetap Menjadi Pelita Pendidikan yang Lahirkan Generasi Berkarakter, Cerdas dan Beriman Kristiani

36
×

Peringatan ke-62 Tahun SMP Katolik St. Yosef Noemuti: Bupati TTU Serukan Tetap Menjadi Pelita Pendidikan yang Lahirkan Generasi Berkarakter, Cerdas dan Beriman Kristiani

Sebarkan artikel ini

KEFAMENANU | BreakingNewsPost.id — Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Yosef Falentinus Delasalle Kebo, S.IP., MA., mengajak keluarga besar SMP Katolik St. Yosef Noemuti menjadikan peringatan ulang tahun ke-62 sebagai momentum untuk memperkuat semangat berkarya, meningkatkan kualitas pendidikan, dan terus melahirkan lulusan yang unggul, berintegritas, serta menjadi terang bagi lingkungan sekitar.

Hal tersebut disampaikan Bupati yang akrab disapa Falen saat memberikan sambutan dalam perayaan ulang tahun sekolah yang berlangsung Sabtu (1/8/2026).

Dirgahayu ke-62 tahun SMP Katolik St. Yosef Noemuti. Teruslah menjadi pelita pendidikan yang melahirkan generasi berkarakter, cerdas dan beriman Kristiani demi kemajuan Kabupaten Timor Tengah Utara,” ujar Bupati Falen.

Menyikapi tema perayaan “Mewujudkan Generasi Berkarakter, Cerdas dan Beriman Kristiani”, Bupati Falen menilai tema tersebut sangat relevan dengan tantangan zaman saat ini.

“Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, derasnya arus informasi serta perubahan sosial yang begitu cepat, keberhasilan pendidikan tidak lagi hanya diukur dari nilai akademik semata. Pendidikan harus mampu membentuk manusia seutuhnya,” tegasnya.

Kepada para peserta didik yang merupakan harapan keluarga, gereja, bangsa dan daerah, Bupati Falen meminta untuk memanfaatkan kesempatan belajar dengan sungguh-sungguh.

“Jadilah pribadi yang memiliki mimpi besar, namun tetap rendah hati dan tekun belajar untuk mewujudkannya,” tambahnya.

Bupati Falen juga menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para guru atas dedikasi dalam mendidik dan membimbing peserta didik. Menurutnya, seorang guru bukan sekadar mengajar, melainkan juga menjadi teladan kehidupan.

“Teruslah menanamkan nilai-nilai moral, semangat belajar dan cinta kasih kepada setiap peserta didik,” katanya.

Kepada para orang tua, Bupati Falen mengajak untuk terus memperkuat sinergi bersama sekolah, gereja, dan pemerintah.

“Pendidikan yang berhasil hanya dapat terwujud apabila keluarga, sekolah, gereja dan pemerintah berjalan bersama dalam mendampingi pertumbuhan peserta didik,” tegasnya.

Selama 62 Tahun Telah Lahirkan Dua Uskup

Ketua Panitia Pelaksana, Yustina Manu Rusae, S.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa sejak berdiri pada 1 Agustus 1964, sekolah ini telah melahirkan generasi-generasi cerdas, termasuk dua orang Uskup, yakni Uskup Atambua Mgr. Dominikus Saku, Pr. dan Uskup Agung Kupang Mgr. Hieronimus Pakaenoni, Pr., serta sejumlah imam, suster, dan frater yang kini tersebar di seluruh Indonesia hingga mancanegara.

Yustina menjelaskan, meskipun perayaan ulang tahun sekolah umumnya digelar pada usia bersejarah seperti 25, 50, 75 atau 100 tahun, panitia memilih menyelenggarakan perayaan di usia ke-62 sebagai wujud rasa syukur sekaligus mempererat tali persaudaraan dengan para alumni.

“Melalui perayaan ini, panitia mengundang seluruh alumni untuk kembali ke almamater, melihat perkembangan dan kondisi sekolah saat ini sejak peringatan ke-50 tahun pada 2014, serta bersama-sama memperkuat kepedulian dan dukungan bagi kemajuan SMP Katolik St. Yosef Noemuti ke depannya,” jelas Yustina.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan perayaan ini.

“Kehadiran Bapak dan Ibu sekalian menjadi kehormatan sekaligus kebahagiaan kami, serta bukti nyata cinta dan kepedulian terhadap SMP Katolik St. Yosef Noemuti,” pungkasnya.

Susunan Pengurus Alumni Baru dan Hiburan

Dalam rangkaian acara tersebut, peserta didik menampilkan berbagai tarian kreasi bagi para tamu undangan. Selain itu, juga dilaksanakan pemilihan kepengurusan baru Ikatan Alumni, yang menetapkan Even Kobesi sebagai Ketua, Mardeth Sau sebagai Sekretaris, dan Blasius Metkono sebagai Bendahara.

Acara ditutup dengan pengumuman hasil dan pembagian hadiah lomba, serta tarian bersama yang berlangsung penuh keakraban.

(Yuven Fernandez)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *