Minahasa Utara — BreakingNewsPost.Id – Kementerian Agama Kabupaten Minahasa Utara kembali menegaskan pentingnya nilai toleransi sebagai fondasi utama dalam menjaga kerukunan masyarakat di tengah keberagaman.
Melalui konten “Tutur Inspirasi” yang dipublikasikan oleh Kemenag Minahasa Utara, disampaikan bahwa toleransi merupakan sebuah sikap (attitude) yang tidak hanya berhenti pada pemahaman, tetapi harus tercermin secara utuh dalam hati, pikiran, ucapan, dan perbuatan sehari-hari.
Pesan tersebut menegaskan bahwa toleransi sejati lahir dari ketulusan untuk memahami dan menghargai perbedaan, bukan sekadar menerima secara formal. Dalam kehidupan sosial yang majemuk, nilai ini menjadi kunci penting dalam menciptakan suasana damai dan harmonis.
Sejalan dengan itu, Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar, dalam momentum Perayaan Paskah Nasional 2026 di Manado, turut menekankan pentingnya mewujudkan harmoni dalam keberagaman melalui sikap nyata dalam kehidupan bermasyarakat.
“Toleransi adalah sikap yang tercermin dari hati, pikiran, ucapan, dan perbuatan—itulah makna toleransi yang sesungguhnya,” sebagaimana disampaikan dalam pesan inspiratif tersebut.
Kementerian Agama terus mendorong penguatan moderasi beragama sebagai langkah strategis dalam menjaga persatuan bangsa. Upaya ini diwujudkan melalui berbagai program edukasi, dialog lintas agama, serta kampanye nilai-nilai kebangsaan yang inklusif.
Dengan mengedepankan sikap saling menghargai dan memahami, masyarakat diharapkan mampu merawat persatuan serta menjadikan keberagaman sebagai kekuatan bersama dalam membangun bangsa.
Sumber:
Kementerian Agama Minahasa Utara
Kementerian Agama RI (Perayaan Paskah Nasional 2026)
Penulis :
Ferdinand Sahempa















