Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Uncategorized

TPS Bina Satria Ditutup, DLH Banjarbaru Sediakan Dua Lokasi Pembuangan Alternatif

1
×

TPS Bina Satria Ditutup, DLH Banjarbaru Sediakan Dua Lokasi Pembuangan Alternatif

Sebarkan artikel ini

BANJARBARU, Brekingnewspost.id – Dinas Lingkungan Hidup Banjarbaru resmi menutup tempat pembuangan sampah (TPS) Bina Satria, sejak Senin 4 Mei 2026. Pantauan di lapangan, spanduk penutupan (TPS) telah terbentang, masyarakat yang biasanya membuang sampah disana diarahkan untuk membuang sampah di (TPS) Pinus dekat (PAM) Banjarbakula dan (TPS) Jalan Purnama.

(TPS) yang berlokasi tepat di depan Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Peternakan (DKP3) Banjarbaru ini diketahui merupakan (TPS) lama.

(TPS) -nya hanya berupa bak beton kapasitasnya pun tergolong kecil, (TPS) ini bahkan kerap kali dimanfaatkan oleh masyarakat di sekitaran Kelurahan Komet untuk membuang sampah.

Kasi Penanganan Sampah dan Pengurangan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banjarbaru, Malik Iberahim mengatakan, sebelumnya pihaknya telah menerima surat keluhan oleh dinas terkait mengenai kondisi (TPS) tersebut.

Aroma yang kurang sedap, sering kali menjadi persoalan. Karena kawan – kawan (DKP3) sering mengeluh pas apel pagi, tercium aroma kurang enak karena ada (TPS) Apalagi (TPS) berada di lingkungan perkantoran dan sekolah, rasanya harus dilakukan penutupan,” katanya dikonfirmasi, Senin (4/5/2026)

Ditanya soal keluhan warga, Malik menyebut hingga saat ini belum ada. Memang banyak warga yang membuang ke sana. Bahkan, warga yang berlokasi di Guntung Jinggah turut membuang sampah di (TPS) tersebut.

Padahal ada di (PDU) dekat pasar mangga, tapi ada warga yang memilih membuang di (TPS) Bina Satria,” paparnya.

Di sisi lain, Malik menyebut pihaknya telah menghancurkan bak beton yang selama ini menampung sampah.

Penghapusan aset juga telah dilaporkan. Sejak hari ini (TPS) itu dijaga 24 jam oleh petugas kami sambil memberitahukan kepada masyarakat yang masih membuang disana untuk beralih ke dua solusi tadi (TPS) Pinus dan (TPS) Purnama, jelas Malik.

Sosialisasi juga telah dilakukan kepada masyarakat sekitar hingga kafe maupun coffee shop yang berada tidak jauh dari (TPS) Bina Satria.

Disinggung mengenai kondisi (TPS) Malik menjelaskan di pagi hari (TPS) yang ada selalu overload. Sampah yang ada bahkan memakan bahu jalan.

Malik mengaku, selama ini yang menjadi kendala pihaknya adalah banyaknya volume sampah yang ada di (TPS) Bina Satria. Mengingat, banyaknya kafe dan rumah makan yang ada, hal ini menjadi penyumbang sampah terbesar di (TPS) Bina Satria.

Mereka mainnya diatas jam 1 malam, jadi mainnya di subuh hari. Kalau di jam 12 malam sampah belum meluap ke jalan, tapi saat subuh hari di jam 5 atau 05.30 lagi kondisinya overload,” jelasnya.

Kendati demikian pihaknya tetap masif membersihkan kondisi sampah yang ada. Malik memastikan, pihaknya mengupayakan agar di tengah kota tidak ada lagi tempat pembuangan sampah.

Kita upayakan tidak ada sampah yang menumpuk Poros jalan,” tegasnya.

Ed : Herman Soetiady (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Uncategorized

📰 LOWONGAN JURNALIS / WARTAWAN Di Bawah Naungan…