ALOR,BreakingNewspost.id – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Mataru, Kabupaten Alor, dengan menyambangi tiga jemaat Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT), yakni GMIT Imanuel Mainang, GMIT Bethania Padailaka, dan GMIT Bait El Lemang, Minggu (21/6/2026).
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi untuk memperkuat pembangunan daerah, khususnya di wilayah kepulauan dan perbatasan, dengan menekankan keseimbangan antara pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada fisik semata, tetapi juga harus menyentuh aspek pembentukan karakter dan kualitas manusia.
“Kita tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun manusia. Anak-anak harus rajin belajar, menghormati orang tua, menjaga kesehatan, dan selalu mengandalkan Tuhan dalam kehidupan mereka,” ujar Johni Asadoma.
Dorong Pembentukan Karakter Generasi Muda
Kunjungan diawali di GMIT Imanuel Mainang. Di lokasi tersebut, Wakil Gubernur berinteraksi dengan anak-anak Sekolah Minggu dan memberikan motivasi agar mereka terus semangat belajar, disiplin, serta memiliki karakter yang kuat sejak dini.
Ia menekankan bahwa masa depan NTT sangat ditentukan oleh kualitas generasi muda yang tumbuh dengan pendidikan yang baik, kesehatan yang terjaga, serta nilai-nilai moral dan spiritual yang kuat.
Menurutnya, peran keluarga, gereja, dan lingkungan sosial menjadi fondasi utama dalam membentuk generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan.
Serap Aspirasi Infrastruktur dan Layanan Dasar
Perjalanan dilanjutkan ke GMIT Bethania Padailaka. Di lokasi ini, Wakil Gubernur berdialog langsung dengan masyarakat, tokoh agama, serta tokoh pemuda terkait berbagai kebutuhan pembangunan di wilayah Kecamatan Mataru.
Sejumlah aspirasi yang mengemuka antara lain pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan, peningkatan jaringan telekomunikasi, penyediaan listrik, pembangunan jembatan, penguatan layanan kesehatan, hingga kebutuhan program pembangunan lainnya.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur menyatakan bahwa seluruh aspirasi masyarakat akan menjadi perhatian pemerintah dan akan ditindaklanjuti bersama Pemerintah Kabupaten Alor sesuai skala prioritas pembangunan.
“Saya bersyukur dapat melihat langsung kondisi masyarakat di Mataru. Persoalan jalan, listrik, telekomunikasi, kesehatan, dan kebutuhan dasar lainnya menjadi catatan penting yang akan kami tindak lanjuti bersama pemerintah kabupaten,” ujarnya.
Imbauan Gaya Hidup Sehat dan Perlindungan Generasi Muda
Dalam dialog bersama masyarakat, Wakil Gubernur juga mengingatkan pentingnya menjaga generasi muda dari pengaruh negatif, termasuk konsumsi minuman keras yang dapat merusak masa depan.
Ia mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat melalui konsumsi pangan bergizi seperti ikan, telur, sayuran, dan kelor sebagai bagian dari penguatan ketahanan gizi keluarga.
Selain itu, ia menekankan pentingnya peran keluarga dalam membimbing anak-anak agar tumbuh dalam lingkungan yang sehat, disiplin, dan berkarakter.
Dorong UMKM dan Pelestarian Budaya Lokal
Pemerintah Provinsi NTT juga menaruh perhatian pada pengembangan ekonomi masyarakat melalui sektor UMKM serta pelestarian seni dan budaya lokal.
Menurut Wakil Gubernur, potensi daerah perlu terus dikembangkan agar mampu memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat. Kreativitas dan inovasi lokal dinilai menjadi kunci dalam meningkatkan kesejahteraan berbasis potensi daerah.
Bantuan untuk Rumah Ibadah dan Penegasan Peran Sosial
Rangkaian kunjungan kerja ditutup di GMIT Bait El Lemang. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur kembali menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, gereja, dan keluarga dalam membangun karakter masyarakat.
Sebagai bentuk dukungan, pemerintah provinsi juga menyerahkan bantuan untuk mendukung pembangunan fasilitas rumah ibadah, termasuk penyelesaian pembangunan pagar gereja.
“Selain membangun gereja secara fisik, yang paling penting adalah membangun manusia. Bangun anak-anak kita agar menjadi generasi yang unggul, beriman, sehat, dan berkarakter,” pungkasnya.
Kunjungan ini diharapkan memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat serta menjadi dasar dalam perumusan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran, khususnya di wilayah kepulauan Kabupaten Alor.
Bergita abi















