MAUMERE-BreakingNewspost.id — Kepala SMK Negeri 1 Maumere, Wihelmus Yance Boy, menegaskan arah kepemimpinannya dengan menitikberatkan pada tiga fokus utama dalam pengembangan sekolah. Ia resmi menjabat sebagai kepala sekolah ke-7 setelah serah terima jabatan sebagai pelaksana tugas (Plt) pada 10 Februari 2026, dan penyerahan keputusan gubernur pada 20 April 2026.
Yance—sapaan akrabnya—akan menakhodai 1.472 siswa, didukung 115 tenaga pendidik dan 35 tenaga kependidikan. Dalam keterangannya kepada Breakingnewspost.id, Selasa (21/4/2026), ia menekankan bahwa kepemimpinannya diarahkan pada peningkatan mutu pendidikan yang berkelanjutan.
Adapun tiga poin utama yang menjadi fokusnya meliputi peningkatan proses dan kualitas pembelajaran, penguatan hard skill (pengetahuan dan keterampilan), serta pengembangan soft skill peserta didik, khususnya dalam aspek karakter.
“Pengembangan kewirausahaan juga menjadi bagian penting, terutama untuk menciptakan generasi mandiri yang mampu melihat peluang di masa depan,” ujar Yance.
Ia menjelaskan, pada aspek peningkatan proses pembelajaran, pihak sekolah akan menyesuaikan perangkat ajar dengan implementasi Kurikulum Merdeka, disertai penguatan kompetensi guru dan peningkatan kedisiplinan kehadiran di kelas.
Sementara itu, kualitas pembelajaran akan diukur melalui capaian literasi dan numerasi yang tercermin dalam Rapor Pendidikan, dengan target minimal kategori baik. Selain itu, tingkat keterserapan lulusan di dunia kerja juga menjadi indikator penting keberhasilan pendidikan di sekolah tersebut.
Di sisi lain, Yance menegaskan peran strategis guru tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pendidik yang membentuk karakter siswa. Ia merinci fungsi guru mencakup peran instruksional (transfer pengetahuan), edukator (pembentukan nilai), manajerial (pengelolaan kelas), motivator (pemberi semangat), serta evaluator (penilai objektif perkembangan siswa).
Sebagai tenaga profesional, guru juga dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi melalui pelatihan, menjaga kode etik profesi, serta menjunjung tinggi objektivitas tanpa diskriminasi.
Menurut Yance, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh sistem, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia di dalamnya. Karena itu, ia mendorong seluruh elemen sekolah untuk beradaptasi dengan perubahan dan terus meningkatkan kapasitas diri.
Dengan arah kebijakan tersebut, SMKN 1 Maumere diharapkan mampu mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja maupun berwirausaha.
Yuvenfernandez















