SOPPENG-BreakingNewspost.id — 14 maret 2026, Kerusakan jalan di sepanjang jalur Lajoa – Salonro – Baringeng hingga wilayah Palla Pao, Kabupaten Soppeng, kembali menjadi sorotan masyarakat. Warga dan para pengendara yang melintas mengeluhkan kondisi badan jalan yang rusak di sejumlah titik dan dinilai semakin memburuk.
Pantauan warga menunjukkan kerusakan jalan ditandai dengan munculnya lubang-lubang cukup dalam di berbagai bagian badan jalan. Selain itu, sebagian permukaan aspal juga terlihat telah mengelupas dan tidak lagi rata sehingga menyulitkan kendaraan yang melintas.
Kondisi tersebut membuat para pengendara harus memperlambat laju kendaraan demi menghindari lubang yang berpotensi membahayakan keselamatan. Risiko kecelakaan juga dinilai meningkat, terutama bagi pengendara roda dua yang melintas di jalur tersebut.
Sejumlah pengendara mengaku harus ekstra berhati-hati, khususnya saat melintas pada malam hari atau ketika hujan turun. Air yang menggenangi lubang di badan jalan membuat kerusakan sulit terlihat sehingga meningkatkan risiko kendaraan terperosok.
“Kalau tidak hati-hati bisa jatuh. Apalagi kalau hujan, lubangnya tertutup air sehingga tidak kelihatan,” ujar salah seorang pengendara yang hampir setiap hari melintasi jalur tersebut.
Jalur Vital Aktivitas Warga
Jalur penghubung Lajoa – Salonro – Baringeng – Palla Pao diketahui merupakan salah satu akses transportasi yang cukup vital bagi masyarakat di wilayah tersebut.
Selain digunakan untuk mobilitas harian warga, ruas jalan itu juga menjadi jalur pengangkutan hasil pertanian menuju pasar serta penghubung antarwilayah di Kabupaten Soppeng. Tidak sedikit kendaraan yang membawa komoditas pertanian melintas di jalur ini setiap hari.
Namun kondisi jalan yang semakin rusak membuat aktivitas transportasi masyarakat menjadi kurang lancar. Para pengendara harus menyesuaikan kecepatan kendaraan dan memilih jalur yang relatif aman saat melintas.
Warga Pertanyakan Perhatian Pemerintah
Sejumlah warga menyatakan bahwa kerusakan jalan tersebut telah berlangsung cukup lama. Meski demikian, hingga kini mereka menilai belum ada penanganan signifikan dari pemerintah daerah.
Hal tersebut memunculkan pertanyaan dari masyarakat terkait perhatian pemerintah terhadap kondisi infrastruktur yang dinilai sangat dibutuhkan oleh warga.
“Kami berharap pemerintah segera turun langsung melihat kondisi jalan ini. Jangan sampai kerusakan semakin parah dan membahayakan masyarakat yang melintas,” kata seorang warga setempat.
Warga juga berharap instansi terkait di lingkungan pemerintah daerah dapat segera melakukan peninjauan lapangan guna memastikan kondisi jalan secara langsung sekaligus merumuskan langkah perbaikan yang diperlukan.
Dikhawatirkan Mengganggu Aktivitas Ekonomi
Jika tidak segera ditangani, masyarakat khawatir kerusakan jalan akan semakin meluas dan berdampak pada berbagai aktivitas warga, terutama kegiatan ekonomi yang bergantung pada kelancaran transportasi.
Selain berpotensi menimbulkan kecelakaan, kerusakan jalan juga dinilai dapat menghambat distribusi hasil pertanian serta mobilitas masyarakat yang setiap hari menggunakan jalur tersebut sebagai akses utama.
Karena itu, masyarakat berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian serius terhadap kondisi jalan di jalur Lajoa – Salonro – Baringeng – Palla Pao agar kembali layak dilalui dan aman bagi pengguna jalan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah daerah terkait rencana penanganan kerusakan jalan tersebut.
Penulis: Rd. Redaksi















