MAKASSAR-BreakingNewspost.id — Upaya menghadirkan perjalanan mudik yang aman dan nyaman bagi masyarakat terus dilakukan pemerintah daerah bersama aparat keamanan. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, didukung jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kembali menggelar program angkutan mudik gratis menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026.
Kegiatan pelepasan keberangkatan peserta mudik berlangsung di kawasan Center Point of Indonesia, Senin (16/3/2026), dan dihadiri Kapolda Sulawesi Selatan Djuhandhani Rahardjo Puro bersama Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman serta unsur Forkopimda lainnya.

Program yang mengusung tema “Mudik Aman Berbagi Harapan” ini menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam memfasilitasi masyarakat yang hendak pulang ke kampung halaman, sekaligus menekan potensi risiko kecelakaan lalu lintas selama periode mudik Lebaran.
Dalam pelaksanaannya tahun ini, pemerintah provinsi bersama sejumlah pemangku kepentingan menyiapkan sebanyak 35 armada bus. Armada tersebut melayani berbagai rute tujuan, antara lain Makassar–Luwu Timur, Makassar–Palopo, Makassar–Parepare–Sidrap, Makassar–Parepare–Mamuju, Makassar–Bulukumba, Makassar–Sinjai, Makassar–Selayar, serta Makassar–Bone.
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan bahwa program mudik gratis merupakan agenda rutin tahunan yang mendapat respons positif dari masyarakat.
“Animo masyarakat sangat tinggi. Bahkan tahun ini ada permintaan penambahan armada. Kami berharap fasilitas ini bisa memberikan kenyamanan sekaligus membantu mengurangi angka kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.
Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah dan berbagai pihak menjadi kunci dalam memastikan program ini berjalan dengan baik dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Sementara itu, Kapolda Sulawesi Selatan Djuhandhani Rahardjo Puro menegaskan komitmen pihak kepolisian dalam mendukung kelancaran arus mudik melalui pengamanan terpadu.
Menurut dia, jajaran Polda Sulsel akan mengoptimalkan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 untuk memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman dan tertib.
“Kami siap mendukung penuh kelancaran arus mudik. Personel akan bersinergi dengan seluruh stakeholder untuk memastikan perjalanan masyarakat berjalan aman, tertib, dan lancar,” kata Djuhandhani.
Program mudik gratis ini diharapkan tidak hanya meringankan beban masyarakat dari sisi biaya transportasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam menciptakan mudik yang lebih aman dan berkeselamatan.
Dengan dukungan lintas sektor, pemerintah optimistis pelaksanaan mudik Lebaran tahun ini dapat berlangsung lebih tertib, sekaligus memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman bagi masyarakat yang pulang ke kampung halaman.
Reporter:A.Baso.lolo















