Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Uncategorized

Gema 1003 Obor di Luwu: Semarak Takbiran, Door Prize Disiapkan, Aspek Keamanan Jadi Sorotan

4
×

Gema 1003 Obor di Luwu: Semarak Takbiran, Door Prize Disiapkan, Aspek Keamanan Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini

Luwu-BreakingNewspost.id — Menyambut malam 1 Syawal dalam rangka Idulfitri 1447 H, panitia Gema Takbir Keliling 1003 Obor di Kabupaten Luwu memastikan seluruh persiapan kegiatan telah dimatangkan. Agenda tahunan yang sarat nuansa religius ini diperkirakan akan diikuti ribuan peserta dari berbagai wilayah, mulai dari masyarakat umum hingga perwakilan kecamatan, kelurahan, dan desa.

Ketua panitia, Zainuddin yang akrab disapa Ajis, mengungkapkan bahwa selain menyiapkan konsep acara, panitia juga menghadirkan berbagai door prize guna meningkatkan partisipasi masyarakat.

“Panitia sudah menyiapkan door prize untuk peserta. Harapannya, ini bisa menambah semangat masyarakat untuk ikut serta dalam Gema Takbir Keliling 1003 Obor,” ujar Ajis, Kamis (19/3/2026).

Ia menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan momentum memperkuat ukhuwah dan silaturahmi antarwarga di momen kemenangan.

“Peserta yang hadir bukan hanya dari masyarakat umum, tetapi juga dari wilayah kecamatan, kelurahan, dan desa. Ini menjadi momen kebersamaan untuk mempererat hubungan sosial masyarakat,” lanjutnya.

Rencananya, iring-iringan takbir keliling dengan 1003 obor akan melintasi sejumlah ruas utama di pusat Kota Belopa. Pawai obor tersebut diharapkan menghadirkan suasana malam takbiran yang khidmat sekaligus semarak.

Namun di balik kemeriahan yang dirancang, panitia menekankan pentingnya pengendalian massa dan aspek keselamatan. Penggunaan obor dalam jumlah besar serta potensi kepadatan peserta menjadi perhatian utama.

Untuk itu, panitia mengaku telah berkoordinasi dengan aparat keamanan dan instansi terkait guna mengantisipasi potensi gangguan, termasuk kemacetan lalu lintas dan risiko kecelakaan.

Ajis juga mengimbau peserta untuk disiplin mengikuti aturan yang telah ditetapkan.

“Kami berharap kegiatan ini berjalan aman, tertib, dan penuh makna. Euforia takbiran harus tetap diimbangi dengan kesadaran menjaga kondusivitas,” tegasnya.

Sebagai langkah pendukung, panitia akan menyediakan obor beserta perlengkapannya di lokasi kegiatan guna memastikan standar penggunaan yang lebih aman dan seragam.

Sejumlah pengamat kegiatan sosial keagamaan menilai, takbir keliling tetap memiliki nilai positif dalam memperkuat identitas dan kebersamaan masyarakat. Namun, mereka juga mengingatkan agar pelaksanaannya terus beradaptasi dengan prinsip keselamatan publik, terutama di tengah meningkatnya jumlah peserta setiap tahun.

Dengan persiapan yang diklaim matang dan dukungan lintas pihak, Gema Takbir Keliling 1003 Obor di Luwu diharapkan tidak hanya menjadi perayaan yang meriah, tetapi juga tertib, aman, dan mencerminkan nilai-nilai kebersamaan dalam menyambut Hari Raya Idulfitri.

Reporter:asrul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *