Maumere-BreakingNewspost.id — Pemerintah Kabupaten Sikka melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Sikka terus meningkatkan pemasangan dan perbaikan Penerangan Jalan Umum (PJU) sebagai bagian dari upaya mendukung keamanan dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan.
Sejak Maret 2026, kegiatan pemasangan dan pemeliharaan lampu PJU dilakukan secara bertahap di sejumlah titik strategis. Salah satu kegiatan terbaru berlangsung pada Sabtu (18/4/2026) di jalur Jalan Brai menuju pertigaan Lingkar Luar Maumere.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sikka, Yohanes Emil Satriawan, menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga fasilitas yang telah dibangun tersebut. Menurut dia, keberlanjutan fungsi PJU tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pada kesadaran kolektif warga.
“Lampu PJU yang sudah dipasang kami harapkan dapat dijaga bersama. Tanpa dukungan masyarakat, upaya yang dilakukan bisa menjadi sia-sia,” ujarnya.
Ia menjelaskan, PJU merupakan fasilitas publik yang memiliki peran vital, terutama dalam mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas serta meningkatkan rasa aman, khususnya pada malam hari. Karena itu, menjaga PJU sama halnya dengan menjaga keselamatan bersama.
Dalam pelaksanaannya, Dishub Sikka menurunkan tim teknis yang bertugas melakukan pemasangan, perawatan, serta perbaikan lampu jalan. Tim tersebut bekerja menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran yang ada, sehingga pelaksanaannya dilakukan secara bertahap.
Meski demikian, Yohanes mengakui bahwa keterbatasan anggaran masih menjadi tantangan dalam memperluas jangkauan penerangan jalan secara merata. Oleh karena itu, pihaknya menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat.
“Selama ada dukungan anggaran, kami akan terus berupaya melayani kebutuhan masyarakat. Harapannya, penerangan jalan di Sikka bisa semakin baik,” katanya.
Sejumlah warga menyambut baik langkah pemerintah dalam meningkatkan penerangan jalan, terutama di ruas-ruas yang sebelumnya minim pencahayaan. Namun, mereka juga berharap program ini dapat menjangkau lebih banyak wilayah, termasuk kawasan permukiman dan jalan penghubung antar desa.
Pemerintah daerah menilai, keberhasilan program PJU tidak hanya diukur dari jumlah lampu yang terpasang, tetapi juga dari keberlanjutan fungsi serta partisipasi masyarakat dalam menjaga fasilitas tersebut.
Dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah dan warga, diharapkan upaya menghadirkan penerangan jalan yang memadai dapat tercapai, sekaligus meningkatkan kualitas keselamatan dan aktivitas masyarakat di ruang publik.
Penulis: Yuven Fernandez















