Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
HukumKriminal

Warga Lamasi Pantai Serahkan Senjata Rakitan, Upaya Redam Konflik dan Perkuat Kondusivitas Wilayah

41
×

Warga Lamasi Pantai Serahkan Senjata Rakitan, Upaya Redam Konflik dan Perkuat Kondusivitas Wilayah

Sebarkan artikel ini

Luwu-BreakingNewspost.id — Sejumlah pemuda di Desa Lamasi Pantai, Kecamatan Walenrang Timur, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, secara sukarela menyerahkan senjata rakitan kepada pihak kepolisian. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya meredam konflik yang sebelumnya sempat terjadi di wilayah tersebut sekaligus menjaga stabilitas keamanan masyarakat.

Penyerahan senjata dilakukan Rabu 29 April 2026, melalui koordinasi antara warga, aparat desa, tokoh masyarakat, serta pihak kepolisian. Adapun jenis senjata yang diserahkan meliputi papporo (senjata rakitan tradisional), busur, serta senjata angin jenis supertus.

Aparat Desa Lamasi Pantai menjelaskan, proses penyerahan tersebut tidak berlangsung secara instan. Pendekatan persuasif melalui dialog terbuka dan komunikasi intensif antara berbagai pihak dinilai menjadi faktor utama dalam membangun kesadaran warga, khususnya kalangan pemuda.

“Ini merupakan bentuk kesadaran bersama masyarakat untuk tidak lagi terlibat dalam konflik yang dapat merusak persatuan. Kami sangat mengapresiasi langkah para pemuda,” ujar salah satu aparat desa.

Menurutnya, pendekatan humanis yang dilakukan pemerintah desa bersama tokoh masyarakat dan aparat keamanan mampu menciptakan ruang dialog yang mendorong penyelesaian konflik secara damai.

Sementara itu, pihak kepolisian memberikan apresiasi atas sikap kooperatif warga. Penyerahan senjata secara sukarela dinilai sebagai langkah strategis dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Ketika masyarakat dan aparat bisa bekerja sama, potensi konflik dapat ditekan. Ini menjadi contoh yang baik bagi wilayah lain,” ujar perwakilan kepolisian.

Meski demikian, kepolisian menegaskan bahwa upaya menjaga kondusivitas tidak berhenti pada penyerahan senjata. Pembinaan dan pengawasan akan terus dilakukan guna mencegah potensi konflik di masa mendatang.

Di sisi lain, sejumlah tokoh masyarakat mengingatkan pentingnya menjaga komitmen bersama agar situasi damai dapat terus dipertahankan. Mereka mengajak warga untuk mengedepankan musyawarah serta memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat.

Sebelumnya, konflik yang terjadi di wilayah tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran dan mengganggu aktivitas warga. Namun, seiring dengan langkah damai yang ditempuh, kondisi di Desa Lamasi Pantai kini mulai berangsur pulih. Aktivitas masyarakat kembali berjalan normal dan suasana kebersamaan perlahan terbangun kembali.

Sejumlah pihak menilai, penyerahan senjata rakitan ini menjadi langkah awal yang penting dalam membangun perdamaian berkelanjutan. Namun, keberhasilan jangka panjang tetap bergantung pada konsistensi semua pihak dalam menjaga keamanan dan memperkuat kohesi sosial di tingkat desa.

Langkah ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi jangka pendek dalam meredam konflik, tetapi juga menjadi fondasi bagi terciptanya stabilitas dan keharmonisan masyarakat di Desa Lamasi Pantai.

Penulis: Asrul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *