Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Kriminal

Kasus Penganiayaan di Sungai Pinang Banjar, Hasil Tes Urine Pelaku Positif Narkotika

4
×

Kasus Penganiayaan di Sungai Pinang Banjar, Hasil Tes Urine Pelaku Positif Narkotika

Sebarkan artikel ini

MARTAPURA-BreakingNewspost.id — Kasus penganiayaan yang terjadi di Desa Pakutik RT 001, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Banjar, terus didalami aparat kepolisian. Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku berinisial L (41) diketahui positif narkotika berdasarkan tes urine yang dilakukan penyidik.

Kasat Reskrim Polres Banjar, Rifandy Purnayangkara Putra, mengatakan pihaknya masih mendalami jenis zat yang diduga dikonsumsi pelaku serta kaitannya dengan peristiwa penganiayaan tersebut.

“Untuk hasil kemarin kita tes, hasil urinnya positif, tapi sementara kita masih mendalami keterkaitan tersebut apakah dia benar-benar pengguna sabu ataupun yang lain,” ungkapnya, Rabu (20/5/2026).

Menurut Rifandy, kondisi pelaku hingga kini masih terlihat linglung sehingga proses pemeriksaan belum dapat dilakukan secara maksimal. Polisi juga belum dapat memastikan informasi yang beredar mengenai dugaan gangguan kejiwaan yang dialami pelaku.

“Sementara belum bisa kita pastikan ODGJ atau tidak karena kita belum melakukan pemeriksaan psikologi,” jelasnya.

Peristiwa penganiayaan tersebut terjadi pada Selasa (19/5/2026) pagi dan mengakibatkan satu orang meninggal dunia, sementara dua korban lainnya mengalami luka berat.

Usai kejadian, pelaku sempat melarikan diri sebelum akhirnya berhasil diamankan aparat kepolisian bersama warga setempat. Saat ini, penyidik masih melakukan pendalaman terhadap motif, kondisi psikologis pelaku, serta kemungkinan keterkaitan penyalahgunaan narkotika dalam kasus tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian masyarakat setempat karena menimbulkan korban jiwa dan terjadi di lingkungan permukiman warga. Polisi memastikan proses penyidikan terus berjalan sambil menunggu hasil pemeriksaan lanjutan dari pihak terkait.

Herman Soetady

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *