SOPPENG-BreakingNewspost.id – Momentum pembagian rapor semester di SDN 131 Saleng, Desa Abbanuange, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng, tidak hanya menjadi penanda berakhirnya proses belajar mengajar, tetapi juga menjadi ruang strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah desa, sekolah, dan orang tua siswa.
Kepala Desa Abbanuange turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama jajaran guru dan komite sekolah. Kehadiran perangkat desa ini dipandang sebagai bentuk perhatian nyata terhadap dunia pendidikan, yang menjadi fondasi utama pembangunan sumber daya manusia di tingkat lokal.
Rapor Bukan Sekadar Angka, Melainkan Evaluasi Bersama
Secara umum, pembagian rapor merupakan agenda rutin yang dilakukan setiap akhir semester. Namun, maknanya jauh lebih dalam daripada sekadar penyerahan dokumen nilai.
Rapor menjadi bahan evaluasi bersama bagi sekolah, orang tua, dan peserta didik untuk melihat capaian pembelajaran sekaligus mengidentifikasi aspek-aspek yang masih perlu ditingkatkan, baik dari segi akademik maupun karakter.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Abbanuange menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya kolaborasi. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak bisa dibebankan hanya kepada guru di sekolah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen, mulai dari keluarga hingga pemerintah desa.
Sinergi untuk Masa Depan Anak
Pihak sekolah juga terus mengingatkan para orang tua agar menjadikan hasil rapor sebagai bahan pembinaan dan motivasi, bukan sekadar penilaian akhir. Prestasi yang diraih diharapkan menjadi pemacu semangat, sementara kekurangan menjadi bahan perbaikan ke depan.
Keberhasilan pendidikan sangat ditentukan oleh kesinambungan pembinaan antara lingkungan sekolah dan rumah. Karena itu, komunikasi yang baik dan intensitas pembinaan di rumah menjadi faktor penentu dalam membentuk disiplin dan karakter anak.
Kehadiran pemerintah desa dalam kegiatan sekolah juga dinilai memiliki makna strategis. Selain memberikan dukungan moral kepada tenaga pendidik dan siswa, hal ini menunjukkan bahwa pembangunan desa tidak hanya berorientasi pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.
@Red















