Sikka | Breakingnewspost.id | Pemerintah Kabupaten Sikka mengambil langkah strategis dalam memperluas kesempatan kerja bagi generasi muda melalui kerja sama dengan Binawan University dan Kopdit Pintu Air. Kolaborasi ini tidak hanya membuka akses pendidikan dan pelatihan, tetapi juga menghadirkan peluang kerja di Jepang dan sejumlah negara Eropa melalui mekanisme resmi, legal, dan terstruktur.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sikka meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus menjawab tantangan keterbatasan lapangan kerja di daerah. Di tengah meningkatnya kebutuhan tenaga kerja terampil di berbagai negara, pemerintah daerah berupaya memastikan masyarakat memperoleh akses yang aman terhadap peluang kerja internasional.
Dalam siaran pers yang diterima Breakingnewspost.id di Maumere, Jumat (7/8/2026), Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago atau yang akrab disapa Juventus menjelaskan bahwa Program Kerja ke Jepang Batch I Tahun 2026 telah resmi dibuka dengan kuota khusus sebanyak 60 peserta bagi lulusan SMA, SMK, dan MA asal Kabupaten Sikka.
Program tersebut dirancang tidak sekadar memberangkatkan peserta untuk bekerja di luar negeri, tetapi juga membekali mereka dengan kompetensi yang dibutuhkan melalui pelatihan bahasa Jepang, pembinaan budaya kerja, penguatan disiplin, hingga persiapan penempatan kerja pada perusahaan-perusahaan di Jepang.
Selain program ke Jepang, kerja sama ini juga membuka peluang bagi tenaga kesehatan asal Kabupaten Sikka untuk bekerja di Austria, Jerman, Swiss, dan Belanda. Program tersebut diperuntukkan bagi lulusan D3 Keperawatan dengan pengalaman kerja minimal dua tahun atau lulusan D4/S1 Keperawatan dan Profesi Ners dengan pengalaman kerja sedikitnya enam bulan.
Peserta program akan mengikuti pelatihan bahasa Jerman hingga tingkat B2 sebelum keberangkatan. Pemerintah menyebut program tersebut juga memberikan berbagai fasilitas, antara lain pendampingan proses penempatan, tiket keberangkatan, asuransi kesehatan, cuti tahunan, serta peluang memperoleh penghasilan yang kompetitif sesuai ketentuan negara tujuan.
Kehadiran Kopdit Pintu Air dalam kerja sama tersebut menjadi salah satu unsur penting. Lembaga koperasi itu diharapkan dapat memperkuat pendampingan kepada masyarakat, khususnya dalam penyebaran informasi, persiapan administrasi, dan pemberdayaan calon peserta agar memiliki kesiapan sebelum mengikuti proses seleksi maupun pelatihan.
Menurut Bupati Juventus, kolaborasi ini merupakan implementasi nyata arah pembangunan daerah yang menempatkan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai salah satu prioritas utama dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Pemerintah Kabupaten Sikka berkomitmen membangun sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan global. Kerja sama dengan Binawan University dan Kopdit Pintu Air merupakan langkah strategis yang sejalan dengan arah pembangunan dalam RPJMD Kabupaten Sikka, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan, kompetensi tenaga kerja, memperluas kesempatan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Juventus.»
Ia menilai kesempatan bekerja di luar negeri tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga peserta, tetapi juga menjadi sarana transfer pengetahuan, keterampilan, etos kerja, dan pengalaman internasional yang dapat menjadi modal pembangunan daerah ketika para pekerja kembali ke tanah air.
Kami ingin putra-putri Sikka memiliki keberanian untuk bermimpi besar dan mampu bersaing di tingkat dunia. Pemerintah daerah akan terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai lembaga pendidikan, dunia usaha, dan mitra strategis agar semakin banyak generasi muda memperoleh akses terhadap pendidikan, pelatihan vokasi, dan pekerjaan yang layak,” katanya.»
Bupati juga mengajak generasi muda dan tenaga kesehatan yang memenuhi persyaratan untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan mempersiapkan diri secara matang, baik dari sisi kompetensi, kemampuan bahasa, maupun kesiapan mental menghadapi dunia kerja internasional.
Dari perspektif kepentingan publik, pembukaan akses kerja ke luar negeri melalui jalur resmi dinilai menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja Indonesia sekaligus mengurangi risiko penempatan secara nonprosedural. Program yang disertai pelatihan bahasa, pembekalan budaya kerja, dan pendampingan sejak awal diharapkan dapat memberikan perlindungan yang lebih baik bagi calon pekerja migran.
Namun demikian, keberhasilan program ini akan sangat ditentukan oleh kualitas pelatihan, transparansi proses seleksi, perlindungan terhadap hak-hak peserta, serta pengawasan selama proses penempatan. Aspek-aspek tersebut menjadi penting agar tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan beriringan dengan perlindungan hukum bagi warga yang bekerja di luar negeri.
Pemerintah Kabupaten Sikka menyatakan akan terus memperluas kerja sama dengan berbagai lembaga pendidikan, dunia usaha, dan mitra strategis untuk membuka lebih banyak peluang kerja internasasional bagi masyarakat.
Pendaftaran Program Kerja ke Jepang dan Program Penempatan Tenaga Kesehatan ke Eropa Batch I Tahun 2026 telah resmi dibuka. Masyarakat yang memenuhi persyaratan dapat mengikuti proses pendaftaran sesuai mekanisme yang telah diumumkan oleh penyelenggara.
Melalui kolaborasi ini, Pemerintah Kabupaten Sikka berharap semakin banyak putra-putri daerah yang memperoleh pengalaman internasional, meningkatkan kompetensi profesional, serta kembali berkontribusi dalam pembangunan daerah menuju Sikka yang maju, mandiri, dan sejahtera.
Penulis: Yuven Fernandez















