Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Kriminal

Di Balik Kasus Pembunuhan Sungai Ulin, Ustazah H Dikenang sebagai Pribadi Tulus dan Pekerja Keras

2
×

Di Balik Kasus Pembunuhan Sungai Ulin, Ustazah H Dikenang sebagai Pribadi Tulus dan Pekerja Keras

Sebarkan artikel ini

MARTAPURABreakingNewspost.id — Sosok Ustazah H, korban pembunuhan di kawasan Sungai Ulin, Kota Banjarbaru, dikenang oleh rekan-rekannya sebagai pribadi pekerja keras, religius, dan penuh kepedulian terhadap sesama.

Riska Amalia, teman dekat sekaligus rekan kerja korban di sebuah toko aksesoris di Martapura, mengungkapkan bahwa Ustazah H telah bekerja bersama dirinya sejak 2019. Dalam keseharian, korban menjalani aktivitas yang padat dengan tetap menjaga semangat dan konsistensi.

“Setiap hari beliau mengajar dulu di pagi hari, lalu siang sampai malam bekerja di toko,” ujar Riska saat ditemui, Selasa (5/5/2026).

Menurut Riska, setelah selesai mengajar, korban biasanya menyempatkan diri beristirahat sejenak sebelum kembali melanjutkan aktivitas di tempat kerja. Meski memiliki jadwal yang padat, korban hampir tidak pernah mengeluh.

“Beliau itu pekerja keras. Tidak pernah mengeluh walaupun kegiatannya banyak,” katanya.

Di luar aktivitas pekerjaan, Ustazah H juga dikenal aktif dalam kegiatan keagamaan. Sejak masa sekolah, ia disebut kerap mengajak teman-temannya untuk mengikuti pengajian dan majelis ilmu.

“Kalau ada kegiatan keagamaan, beliau selalu semangat. Sering mengajak kami ikut pengajian dan belajar bersama,” kenang Riska.

Riska juga mengingat momen terakhir yang menurutnya sulit dilupakan. Beberapa hari sebelum peristiwa terjadi, korban sempat memberikan hadiah ulang tahun kepadanya, meskipun hari ulang tahunnya masih jauh.

“Sabtu sebelumnya beliau memberi saya kado. Katanya, kalau nanti tidak sempat,” ujarnya dengan suara lirih.

Bagi Riska, kenangan tersebut menjadi salah satu hal yang paling membekas. Ia menggambarkan korban sebagai sosok yang ceria dan tidak pernah memiliki masalah dengan orang lain.

“Orangnya baik sekali, selalu ceria,” tuturnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ustazah H ditemukan menjadi korban pembunuhan di kawasan Jalan Seledri, Kelurahan Sungai Ulin, Kecamatan Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Peristiwa ini masih dalam penanganan aparat kepolisian.

Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku serta motif di balik kejadian tersebut.

Kepergian korban meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi rekan kerja dan lingkungan pergaulannya. Sosoknya yang dikenal tekun, ramah, dan religius menjadi kenangan tersendiri bagi mereka yang pernah mengenalnya.

Di tengah proses hukum yang berjalan, harapan akan terungkapnya fakta secara terang menjadi perhatian banyak pihak. Selain sebagai upaya penegakan hukum, hal ini juga menjadi bentuk keadilan bagi korban dan keluarga yang ditinggalkan.

Liputan:Herman soetiady

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *