Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAH

Garda RI Soroti Jalur Strategis Soppeng–Bone, Warga Harapkan Pembangunan Soppeng “Merata Tanpa Tunggu” dan Percepatan Penanganan Ruas Liliriaja–Citta

90
×

Garda RI Soroti Jalur Strategis Soppeng–Bone, Warga Harapkan Pembangunan Soppeng “Merata Tanpa Tunggu” dan Percepatan Penanganan Ruas Liliriaja–Citta

Sebarkan artikel ini

SOPPENG,BreakingNewsPost.id – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Garda RI menyoroti kondisi ruas jalan penghubung Kabupaten Soppeng dan Kabupaten Bone yang melintasi wilayah Kecamatan Liliriaja, Kecamatan Citta, hingga Desa Mabar, Kabupaten Bone. Jalur tersebut dinilai sebagai salah satu akses strategis yang menopang mobilitas masyarakat serta distribusi hasil pertanian, namun pada sejumlah titik dilaporkan mengalami kerusakan yang memerlukan penanganan segera.

Sorotan itu muncul di tengah harapan masyarakat agar pembangunan infrastruktur di Kabupaten Soppeng dapat berlangsung secara merata tanpa menunggu terlalu lama, termasuk pada ruas-ruas jalan yang menjadi penopang aktivitas ekonomi warga. Bagi masyarakat, akses jalan yang baik bukan sekadar sarana transportasi, melainkan faktor penting yang menentukan kelancaran distribusi hasil pertanian, keselamatan pengguna jalan, dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurut Ketua Umum DPP Garda RI, ruas jalan tersebut setiap hari dilintasi kendaraan pengangkut hasil pertanian, angkutan barang, kendaraan umum, hingga kendaraan pribadi. Karena itu, kondisi infrastruktur yang belum optimal dinilai tidak hanya menghambat mobilitas masyarakat, tetapi juga berpotensi meningkatkan biaya logistik dan mengurangi efisiensi aktivitas ekonomi.

Ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan tidak dapat dipandang semata sebagai proyek fisik, melainkan investasi jangka panjang yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Jalan yang memadai akan memperlancar distribusi barang, mempercepat akses pelayanan publik, serta meningkatkan daya saing ekonomi daerah.

Jalur ini memiliki nilai strategis yang sangat tinggi bagi masyarakat. Karena itu, apabila telah ada rencana maupun komitmen penanganan, kami berharap dapat segera direalisasikan. Infrastruktur yang baik akan memberikan dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi, pelayanan publik, dan keselamatan pengguna jalan,” ujarnya.»

Menurutnya, masyarakat di kawasan pedesaan masih sangat bergantung pada keberadaan jalan yang layak untuk mengangkut hasil panen ke pasar, memperoleh layanan kesehatan dan pendidikan, serta menjalankan aktivitas ekonomi sehari-hari. Ketika kondisi jalan memburuk, biaya transportasi meningkat, waktu tempuh bertambah, dan produktivitas masyarakat ikut terdampak.

Selain aspek ekonomi, Garda RI juga menyoroti sisi keselamatan. Kondisi jalan yang rusak, terutama pada malam hari maupun saat musim hujan, dinilai meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Lubang yang tertutup genangan air, permukaan jalan yang licin, serta minimnya penerangan di sejumlah titik menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian.

Masyarakat berharap pembangunan di Kabupaten Soppeng dapat dirasakan secara merata tanpa harus menunggu terlalu lama. Setiap rencana yang telah disampaikan hendaknya diwujudkan melalui langkah nyata agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Infrastruktur yang baik bukan hanya mempermudah perjalanan, tetapi juga menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan,” tegasnya.»

Garda RI juga mengajak masyarakat untuk turut menjaga fasilitas umum dan melaporkan kepada instansi terkait apabila menemukan titik-titik jalan yang membahayakan pengguna. Menurut organisasi tersebut, pemeliharaan infrastruktur merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, Redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pemerintah daerah maupun instansi teknis yang berwenang mengenai kondisi terkini, kewenangan penanganan, serta rencana perbaikan ruas jalan tersebut.

warga yang rutin melintasi jalur Liliriaja–Citta–Mabar berharap penanganan dapat segera direalisasikan. Mereka menilai jalan yang layak bukan hanya mempermudah mobilitas, tetapi juga menjadi penopang utama aktivitas ekonomi, distribusi hasil pertanian, serta keselamatan pengguna jalan di kawasan perbatasan Kabupaten Soppeng dan Kabupaten Bone.

Dalam perspektif pembangunan daerah, keberadaan infrastruktur jalan yang andal menjadi salah satu indikator penting pemerataan pembangunan. Karena itu, percepatan penanganan ruas jalan strategis tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Sulawesi Selatan.

Reporter: Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *