Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAH

Ibadah Perjamuan Kudus GMIM Getsemani Wineru Berlangsung Khidmat, Jemaat Diajak Menghayati Makna Pengorbanan Kristus

10
×

Ibadah Perjamuan Kudus GMIM Getsemani Wineru Berlangsung Khidmat, Jemaat Diajak Menghayati Makna Pengorbanan Kristus

Sebarkan artikel ini

Breakingnewspost.Id,Wineru, 3 April 2026 — Jemaat Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Getsemani Wineru melaksanakan Ibadah Perjamuan Kudus pada Jumat (3/4/2026) dengan penuh kekhusyukan. Ibadah yang dipimpin oleh Pendeta Irene Viane Rawung Kaat, S.Th ini mengajak seluruh jemaat untuk merenungkan makna pengorbanan Yesus Kristus sebagai wujud kasih yang menyelamatkan umat manusia.

Rangkaian ibadah diawali dengan ajakan beribadah yang menegaskan bahwa kematian Yesus Kristus merupakan penebusan dosa manusia. Jemaat kemudian bersama-sama menaikkan puji-pujian, termasuk nyanyian “Di Bukit yang Jauh” dan “Yesus-Hu yang Ajaib”, sebagai bentuk ungkapan syukur atas kasih Tuhan.

Dalam tahbisan dan salam, jemaat diingatkan akan pertolongan Tuhan yang setia untuk selama-lamanya. Firman pembimbing yang diambil dari Ibrani 9:14 menegaskan bahwa darah Kristus menyucikan hati manusia dari perbuatan sia-sia agar dapat beribadah kepada Allah yang hidup.

Sebelum khotbah, jemaat diajak untuk merenungkan pesan penting tentang makna Perjamuan Kudus, khususnya peringatan agar setiap orang percaya datang dengan sikap hormat dan pengakuan iman yang sungguh. Hal ini ditegaskan melalui pembacaan Alkitab dari 1 Korintus 11:27–34.

Dalam penetapan Perjamuan Kudus, dibacakan firman Tuhan dari 1 Korintus 11:23–26 yang mengingatkan kembali dasar pelaksanaan perjamuan, yakni perintah langsung dari Tuhan Yesus kepada murid-murid-Nya. Jemaat kemudian mengambil bagian dalam roti dan anggur sebagai lambang tubuh dan darah Kristus, sambil menghayati persekutuan dengan Tuhan dan sesama.

Ibadah dilanjutkan dengan peringatan akan Kristus, pengakuan iman rasuli, serta doa umum yang dipanjatkan bagi kehidupan jemaat dan dunia. Suasana ibadah berlangsung penuh hikmat, mencerminkan penghayatan iman yang mendalam dari seluruh jemaat yang hadir.

Pendeta Irene Viane Rawung Kaat, S.Th dalam pelayanannya menekankan pentingnya hidup dalam kasih, pengampunan, serta kesetiaan kepada Tuhan sebagai wujud nyata dari iman yang telah diterima.

Melalui ibadah Perjamuan Kudus ini, jemaat GMIM Getsemani Wineru diharapkan semakin dikuatkan dalam iman dan terus hidup dalam persekutuan yang erat dengan Tuhan serta sesama, khususnya dalam momentum peringatan Jumat Agung yang sarat makna pengorbanan dan keselamatan.

Penulis :
Tofan Angkobos

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *