BONE,BreakingNewspost.id — Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) ICC-RI Investigation Crime Corruption (ICC-RI), Darmawan, secara resmi menyerahkan mandat kepada Iwan Hammer sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) ICC-RI Investigation Crime Corruption Provinsi Sulawesi Selatan. Penyerahan mandat tersebut menjadi momentum penting dalam agenda konsolidasi organisasi yang tengah dilakukan DPP untuk memperkuat struktur kelembagaan hingga tingkat daerah.
Pemberian mandat itu menandai dimulainya kepemimpinan baru di tubuh DPW ICC-RI Sulawesi Selatan. Lebih dari sekadar pengisian struktur organisasi, langkah tersebut dipandang sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola kelembagaan agar organisasi mampu menjalankan fungsi pembinaan, koordinasi, dan pelaksanaan program secara lebih efektif di tingkat provinsi.
Dalam organisasi yang terus berkembang, keberadaan kepengurusan wilayah memiliki posisi strategis. DPW menjadi penghubung antara kebijakan DPP dengan implementasi program di daerah, sekaligus menjadi pusat koordinasi dalam pembentukan kepengurusan kabupaten dan kota, pembinaan anggota, serta pelaksanaan agenda organisasi sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga.
Atas dasar itu, kepercayaan yang diberikan kepada Iwan Hammer mengandung tanggung jawab yang tidak ringan. Kepemimpinan di tingkat wilayah dituntut mampu membangun organisasi yang solid, menjaga disiplin administrasi, memperkuat koordinasi internal, serta memastikan setiap program berjalan sesuai mekanisme organisasi dan ketentuan hukum yang berlaku.
Dalam keterangannya, Iwan Hammer menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum DPP ICC-RI Darmawan atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Menurutnya, mandat tersebut merupakan amanah organisasi yang harus dijawab melalui kerja nyata, bukan sekadar simbol kepemimpinan.
Kepercayaan ini adalah amanah besar. Prioritas kami adalah membangun kepengurusan yang profesional, memperkuat konsolidasi internal, menyusun struktur organisasi hingga kabupaten dan kota, serta menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Organisasi harus tumbuh melalui kerja, integritas, dan pengabdian,” ujar Iwan Hammer.
Ia menegaskan bahwa kepengurusan DPW ICC-RI Sulawesi Selatan akan mengedepankan prinsip profesionalisme, transparansi, akuntabilitas, dan kolegialitas. Menurutnya, organisasi hanya akan memperoleh kepercayaan publik apabila mampu menjaga integritas, menjalankan tata kelola yang baik, dan menghadirkan kegiatan yang memiliki dampak positif bagi masyarakat.
Selain melakukan pembenahan internal, DPW ICC-RI Sulawesi Selatan juga akan membangun komunikasi yang konstruktif dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, organisasi kemasyarakatan, akademisi, media massa, serta berbagai elemen masyarakat lainnya. Sinergi tersebut dinilai penting untuk memperkuat pelaksanaan program organisasi sekaligus membuka ruang kolaborasi yang tetap berada dalam koridor hukum dan menghormati kewenangan masing-masing lembaga.
Sementara itu, Ketua Umum DPP ICC-RI Darmawan memberikan mandat kepada Iwan Hammer dengan harapan kepengurusan baru mampu memperkuat eksistensi organisasi di Sulawesi Selatan melalui tata kelola yang profesional, peningkatan kualitas sumber daya organisasi, serta pelaksanaan program yang selaras dengan tujuan dan ketentuan organisasi.
Tantangan yang dihadapi kepengurusan baru tidak hanya berkaitan dengan pembentukan struktur organisasi. Lebih jauh, keberhasilan DPW akan dinilai dari kemampuannya membangun budaya organisasi yang sehat, menjaga soliditas internal, melaksanakan program secara konsisten, serta membangun kepercayaan publik melalui kinerja yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan.















