Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAH

Jalan Poros Bolong Lamasi Viral, Lubang Tergenang Air Bikin Resah, Warga Tanami Pohon Pisang: “Sudah Bisa Jadi Tempat Lepas Ikan

10
×

Jalan Poros Bolong Lamasi Viral, Lubang Tergenang Air Bikin Resah, Warga Tanami Pohon Pisang: “Sudah Bisa Jadi Tempat Lepas Ikan

Sebarkan artikel ini

Lamasi,BreakingNewspost.Id-Rabu 8 April 2026 — Jalan poros Bolong di wilayah Lamasi mendadak jadi perbincangan hangat di media sosial. Kondisinya yang rusak dan dipenuhi genangan air membuat banyak warga angkat bicara, apalagi jalan tersebut merupakan akses utama yang setiap hari dilalui masyarakat.

Dari berbagai foto yang beredar, terlihat jelas kondisi jalan yang sudah tidak rata. Sejumlah lubang tersebar di beberapa titik, namun tertutup air sehingga sulit dibedakan mana bagian yang aman dan mana yang berisiko. Sekilas terlihat seperti genangan biasa, tapi sebenarnya menyimpan potensi bahaya bagi pengendara.

Meski lubang yang ada tidak terlalu dalam, tetap saja membahayakan. Permukaan jalan yang tidak rata ditambah genangan air membuat pengendara kesulitan membaca kondisi jalan. Terlebih bagi pengendara roda dua, sedikit saja salah mengambil jalur bisa menyebabkan kendaraan oleng hingga berujung jatuh.

Para pengendara yang melintas terlihat harus ekstra hati-hati. Banyak yang memilih memperlambat kendaraan secara drastis saat melewati lokasi tersebut. Bahkan, tidak sedikit yang mengambil jalur pinggir jalan demi menghindari lubang yang tertutup air. Situasi ini tentu semakin berisiko pada malam hari atau saat hujan turun, di mana lubang hampir tidak terlihat sama sekali.

Melihat kondisi yang dianggap sudah cukup membahayakan, warga sekitar akhirnya mengambil langkah sederhana namun berarti. Mereka menanam pohon pisang di tengah jalan, tepat di titik-titik yang terdapat lubang, sebagai tanda peringatan darurat bagi pengguna jalan.

Langkah ini dilakukan bukan tanpa alasan. Warga mengaku khawatir jika tidak diberi tanda, pengendara bisa saja langsung melintas tanpa menyadari adanya lubang di bawah genangan air.

“Biar kelihatan ji, karena kalau air sudah tutup itu lubang, tidak kelihatan mi sama sekali. Walaupun tidak dalam, tetap bahaya kalau kena,” ujar salah satu warga setempat.

Aksi penanaman pohon pisang ini pun langsung menarik perhatian warganet. Banyak yang menganggap cara tersebut sebagai bentuk kreativitas warga dalam menjaga keselamatan bersama. Namun di sisi lain, tidak sedikit pula yang menilai hal ini sebagai sindiran halus kepada pihak terkait, karena jalan yang sudah lama rusak belum juga mendapatkan perbaikan.

Tak hanya itu, komentar bernada sindiran juga datang dari warga lain yang melihat kondisi jalan yang dipenuhi genangan air. “Kalau sudah begini, bisami ini jalan jadi tempat lepas ikan,” ucapnya, menggambarkan kondisi jalan yang terlihat seperti kubangan air.

Meski terdengar seperti candaan, pernyataan tersebut mencerminkan keresahan yang dirasakan masyarakat. Jalan yang seharusnya menjadi sarana penunjang aktivitas justru berubah menjadi sumber kekhawatiran setiap kali dilalui.

Dampak dari kondisi ini juga dirasakan langsung oleh warga. Aktivitas sehari-hari menjadi terganggu, perjalanan yang biasanya lancar kini harus ditempuh dengan lebih pelan dan penuh kehati-hatian. Selain itu, risiko kecelakaan tetap ada, terutama bagi pengendara yang tidak mengetahui kondisi jalan tersebut.

Hingga saat ini, belum ada kejelasan terkait kapan jalan poros Bolong Lamasi ini akan diperbaiki. Warga berharap ada perhatian serius dari pihak berwenang agar kondisi jalan segera ditangani sebelum menimbulkan korban.

Sementara itu, pohon-pohon pisang yang berdiri di tengah jalan seakan menjadi simbol peringatan sekaligus bentuk kepedulian warga terhadap keselamatan bersama. Di balik cara sederhana itu, tersimpan pesan kuat bahwa kondisi jalan yang rusak, meski terlihat sepele, tetap bisa membawa dampak besar jika dibiarkan terlalu lama.

Penulis: AsL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *