MAKASSAR|BreakingNewspost.id — Kurang dari satu bulan menjelang penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) VI Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Perjuangan UMKM, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) APKLI Perjuangan Provinsi Sulawesi Selatan mulai mematangkan berbagai persiapan. Selain menyusun komposisi delegasi, organisasi tersebut juga menyiapkan sejumlah agenda strategis yang akan dibawa ke forum nasional sebagai bagian dari upaya memperkuat posisi pedagang kaki lima (PKL) dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Berdasarkan informasi yang diterima dari pengurus wilayah, Munas VI APKLI Perjuangan dijadwalkan berlangsung pada 25–27 Agustus 2026 di kawasan Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, dengan DPW APKLI Perjuangan DKI Jakarta bertindak sebagai tuan rumah pelaksana. Forum tersebut merupakan agenda organisasi yang mempertemukan pengurus dari berbagai provinsi untuk mengevaluasi program kerja, merumuskan arah kebijakan organisasi, serta membahas berbagai tantangan yang dihadapi sektor usaha kecil di Indonesia.
Ketua DPW APKLI Perjuangan Sulawesi Selatan, Iwan Hammer, saat dihubungi melalui aplikasi WhatsApp, membenarkan bahwa undangan resmi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) APKLI Perjuangan telah diterima oleh pihaknya. Menurut dia, undangan tersebut juga telah diteruskan kepada seluruh pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) APKLI Perjuangan di kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan sebagai dasar untuk melakukan persiapan menghadiri Munas.
Undangan Munas dari DPP sudah kami terima dan telah kami bagikan kepada teman-teman pengurus DPD APKLI Perjuangan se-Sulawesi Selatan. Saat ini kami sedang mempersiapkan keberangkatan delegasi yang akan mewakili Sulawesi Selatan,” ujar Iwan.
Ia menjelaskan bahwa DPW APKLI Perjuangan Sulawesi Selatan berencana mengirimkan sekitar 10 orang delegasi. Rombongan tersebut akan terdiri atas unsur pengurus DPW dan perwakilan dari sejumlah kabupaten, di antaranya Kabupaten Bone, Kabupaten Soppeng, dan Kabupaten Kepulauan Selayar.
Menurut Iwan, kehadiran delegasi Sulawesi Selatan bukan hanya untuk memenuhi agenda organisasi, tetapi juga membawa berbagai aspirasi pelaku PKL dan UMKM di daerah. Ia menilai Munas merupakan forum penting untuk menyampaikan berbagai persoalan yang masih dihadapi pelaku usaha kecil, termasuk akses pembiayaan, legalitas usaha, penataan lokasi berdagang, pemberdayaan ekonomi kerakyatan, hingga penguatan kemitraan dengan pemerintah.
Lebih lanjut, Iwan mengungkapkan bahwa DPW APKLI Perjuangan Sulawesi Selatan juga tengah menjadwalkan audiensi dengan Gubernur Sulawesi Selatan serta Bupati Bone. Audiensi tersebut, menurut dia, dimaksudkan untuk menyampaikan rencana keikutsertaan delegasi Sulawesi Selatan dalam Munas VI sekaligus membahas sejumlah isu yang berkaitan dengan pengembangan PKL dan UMKM di daerah.
Insya Allah dalam waktu dekat kami akan beraudiensi dengan Bapak Gubernur Sulawesi Selatan dan Bapak Bupati Bone. Kami akan menyampaikan beberapa hal terkait keikutsertaan kami pada Munas VI APKLI Perjuangan, termasuk tim yang akan kami utus mewakili Provinsi Sulawesi Selatan,” katanya.
Rencana audiensi tersebut, apabila terlaksana, diharapkan menjadi ruang komunikasi antara organisasi dengan pemerintah daerah dalam memperkuat sinergi program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Keterlibatan pemerintah dinilai penting mengingat sektor PKL dan UMKM memiliki kontribusi besar terhadap penciptaan lapangan kerja, perputaran ekonomi lokal, dan penguatan ekonomi berbasis kerakyatan.
Munas VI APKLI Perjuangan diperkirakan akan menjadi momentum strategis bagi organisasi dalam menyusun arah kebijakan lima tahun ke depan. Selain agenda organisasi, forum tersebut juga diharapkan menjadi wadah untuk merumuskan rekomendasi yang dapat disampaikan kepada pemerintah mengenai kebijakan yang berpihak pada pelaku usaha kecil.
Bagi DPW APKLI Perjuangan Sulawesi Selatan, keikutsertaan dalam Munas bukan sekadar menghadiri forum nasional, tetapi juga menjadi kesempatan untuk membawa pengalaman, tantangan, dan aspirasi pelaku PKL dan UMKM di Sulawesi Selatan ke tingkat nasional. Dengan demikian, berbagai kebijakan yang lahir dari Munas diharapkan mampu menjawab kebutuhan riil para pelaku usaha kecil yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat.
panitia pelaksana Munas VI APKLI Perjuangan masih mempersiapkan rangkaian kegiatan yang akan berlangsung selama tiga hari di Jakarta. DPW APKLI Perjuangan Sulawesi Selatan menyatakan akan terus mematangkan kesiapan delegasi agar dapat berpartisipasi secara aktif dalam setiap agenda pembahasan pada forum nasional tersebut.Tim















