LUWU, Breakingnewspost.id – Para pedagang kaki lima yang beraktivitas di kawasan Taman Andi Benni, Kelurahan Senga, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu, mengeluhkan kondisi lingkungan taman yang kerap tergenang air akibat tidak tersedianya saluran pembuangan yang memadai.
Genangan air yang terjadi di sejumlah titik sekitar area taman dinilai mengganggu kenyamanan pengunjung, terutama saat hujan turun atau saat air mengendap dalam waktu lama. Kondisi tersebut berdampak langsung pada aktivitas perdagangan para pelaku usaha kecil yang menggantungkan penghasilan dari ramainya kunjungan masyarakat.
Salah seorang pedagang menyampaikan bahwa genangan air membuat area sekitar terlihat kurang terawat dan menurunkan minat masyarakat untuk datang berkunjung.
“Kalau air tergenang, pengunjung jadi malas singgah. Banyak pelanggan mengeluh karena becek dan kurang nyaman,” ujarnya.
Menurut para pedagang, kondisi ini telah berlangsung cukup lama tanpa penanganan serius. Mereka berharap pemerintah daerah atau instansi terkait dapat segera melakukan perbaikan infrastruktur, khususnya pembangunan drainase atau saluran pembuangan air yang efektif.
Selain berdampak pada penurunan jumlah pengunjung, genangan air juga berpotensi merusak fasilitas taman dan mengurangi fungsi ruang publik sebagai pusat aktivitas masyarakat.
Warga sekitar turut berharap agar Taman Andi Benni, yang merupakan salah satu ruang terbuka publik di Belopa, dapat lebih diperhatikan dari sisi kebersihan, kenyamanan, dan tata kelola lingkungan.
Hingga berita ini diterbitkan, para pedagang masih menantikan langkah konkret dari pihak terkait guna mengatasi persoalan tersebut demi mendukung kelancaran usaha kecil serta meningkatkan daya tarik kawasan taman sebagai destinasi masyarakat.
Red.















