SOPPENG — Persoalan ketersediaan air bersih menjadi salah satu keluhan utama warga Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, saat mengikuti reses Ketua DPRD Soppeng H. Andi Muhammad Farid dari Fraksi Golkar, Senin (24/8/2026).
Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025/2026 untuk Daerah Pemilihan I Kecamatan Lalabata tersebut digelar di Khar Cafe Malaka Raya. Pertemuan itu menjadi ruang bagi warga untuk menyampaikan aspirasi dan persoalan yang mereka hadapi secara langsung kepada wakil rakyat.
Persoalan air bersih mengemuka di tengah kondisi kemarau yang disebut berlangsung panjang. Warga berharap kebutuhan dasar tersebut mendapat penanganan yang lebih konkret dari pemerintah daerah.
Andi Muhammad Farid mengatakan sejumlah aspirasi warga telah didengar dan sebagian telah diupayakan untuk ditindaklanjuti.
«“Yang sudah bisa kami usahakan, sudah kami respons. Tinggal doa masyarakat sangat kami butuhkan agar apa yang disampaikan bisa terproses dengan cepat. Mudah-mudahan doa kita semua agar bisa segera terlaksana,” ujar Andi Muhammad Farid.»
Terkait persoalan air bersih, Farid mengatakan usulan masyarakat telah disampaikan kepada pemerintah terkait. Namun, tindak lanjutnya masih harus dibahas melalui mekanisme resmi pemerintahan dan DPRD.
«“Untuk masalah air bersih, semua usulan kami sudah sampaikan. Insya Allah nanti akan saya sampaikan kembali melalui forum rapat resmi DPRD bersama masyarakat,” katanya.»
Reses tersebut dihadiri tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan warga Kecamatan Lalabata. Selain persoalan air bersih, forum itu menjadi wadah untuk menghimpun berbagai usulan masyarakat yang dapat dibahas lebih lanjut oleh DPRD bersama pemerintah daerah.
Bagi warga, persoalan air bersih bukan sekadar aspirasi dalam forum reses, melainkan kebutuhan dasar yang membutuhkan kepastian penanganan. Karena itu, tindak lanjut atas usulan tersebut akan menjadi bagian penting untuk memastikan aspirasi masyarakat tidak berhenti pada penyampaian, tetapi berujung pada langkah konTahunTim/Red















