Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAH

Sekolah Lansia PWRI Sulut Perkuat Ketahanan Mental, Bahas Pengelolaan Stres dan Emosi di Usia Lanjut

4
×

Sekolah Lansia PWRI Sulut Perkuat Ketahanan Mental, Bahas Pengelolaan Stres dan Emosi di Usia Lanjut

Sebarkan artikel ini

Manado,Breakingnewspost.Id — Isu kesehatan mental pada lanjut usia (lansia) menjadi perhatian utama dalam Pembelajaran Tatap Muka Kelima Sekolah Lansia Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Provinsi Sulawesi Utara yang digelar pada Selasa (7/4/2026).

Mengangkat tema “Mengelola Stres dan Emosi di Usia Lanjut”, kegiatan ini menghadirkan narasumber Hanna Nina Ireine Monareh, M.Psi., Psikolog, seorang psikolog klinis dari RSUP Prof. Kandouw Manado.

Dalam pemaparannya, Hanna menekankan bahwa lansia kerap menghadapi berbagai perubahan, baik dari sisi fisik, sosial, maupun peran dalam keluarga, yang berpotensi memicu tekanan psikologis. Oleh karena itu, kemampuan dalam mengelola stres dan emosi dinilai menjadi faktor kunci dalam menjaga kualitas hidup di usia lanjut.

“Lansia perlu memiliki ruang untuk mengekspresikan perasaan, tetap aktif secara sosial, serta menjaga pola pikir yang positif agar dapat menjalani masa tua dengan lebih sehat dan bahagia,” ujarnya.

Selain materi teoritis, peserta juga dibekali berbagai teknik praktis dalam mengelola stres, di antaranya melalui pengaturan pernapasan, menjaga komunikasi yang baik dengan keluarga, serta mempertahankan aktivitas yang memberikan makna dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan partisipasi aktif para peserta yang berbagi pengalaman terkait tantangan emosional yang mereka hadapi. Suasana hangat dan terbuka menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran, sekaligus memperkuat dukungan sosial antar peserta.

Melalui kegiatan ini, Sekolah Lansia PWRI Sulawesi Utara menegaskan komitmennya untuk tidak hanya berfokus pada kesehatan fisik, tetapi juga memberikan perhatian serius terhadap kesehatan mental lansia. Pendekatan holistik ini diharapkan mampu mendorong para lansia untuk menjalani kehidupan yang lebih seimbang, tangguh, dan bermakna di usia lanjut.

Penulis :
Ferdinand Sahempa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *