Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAH

Tim SAR Gabungan Evakuasi Dua Pendaki Gunung Egon yang Tersesat Semalaman; Ditemukan Selamat Setelah Operasi Pencarian Intensif

5
×

Tim SAR Gabungan Evakuasi Dua Pendaki Gunung Egon yang Tersesat Semalaman; Ditemukan Selamat Setelah Operasi Pencarian Intensif

Sebarkan artikel ini

Maumere | BreakingNewsPost.id — Operasi pencarian dan penyelamatan kembali membuktikan pentingnya respons cepat dalam penanganan keadaan darurat di kawasan pegunungan. Dua pendaki yang dilaporkan tersesat saat menuruni Gunung Egon, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat oleh Tim SAR Gabungan setelah sempat kehilangan arah di tengah gelapnya malam.

Peristiwa tersebut bermula pada Senin (27/7/2026) sekitar pukul 20.30 WITA, ketika dua pendaki, Daniel (25) dan Yezki (22), berupaya kembali menuju Pos 1 Jalur Pendakian Gunung Egon usai menghabiskan waktu menikmati panorama alam di kawasan puncak.

Namun perjalanan turun tidak berjalan sesuai rencana. Saat memasuki jalur pendakian pada malam hari, keduanya kehilangan orientasi arah. Kondisi medan yang cukup terjal, minimnya pencahayaan, serta jarak pandang yang terbatas diduga menjadi faktor yang menyebabkan mereka tidak lagi menemukan jalur pendakian yang benar.

Dalam kondisi tersebut, Daniel kemudian menghubungi Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Maumere untuk meminta bantuan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Fathur Rahman, yang juga bertindak sebagai SAR Mission Coordinator (SMC), menjelaskan bahwa laporan diterima pada malam hari dan langsung ditindaklanjuti dengan mengerahkan Tim Rescue menuju lokasi kejadian.

«”Pelapor menyampaikan bahwa mereka hendak turun menuju Pos 1 setelah menikmati pemandangan Gunung Egon. Dalam perjalanan turun, mereka tersesat dan mengalami kesulitan menemukan jalur karena kondisi malam hari yang membatasi jarak pandang,” ujar Fathur Rahman.»

Respons Cepat Tim SAR

Sesaat setelah menerima laporan, Tim Rescue Kantor SAR Maumere diberangkatkan menuju Gunung Egon dengan membawa perlengkapan operasi penyelamatan di medan pegunungan (mountaineering equipment).

Tim kemudian bergerak menuju titik koordinat yang telah disepakati bersama pelapor, yakni di sekitar 8°40’8.20″ LS – 122°26’34.90″ BT.

Operasi pencarian dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi medan yang menanjak, vegetasi yang cukup rapat, serta keterbatasan jarak pandang pada malam hari. Dalam situasi seperti itu, komunikasi antara korban dan tim penyelamat menjadi salah satu faktor penting yang membantu mempercepat proses pencarian.

Sekitar pukul 22.50 WITA, Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan kedua pendaki.

Keduanya ditemukan dalam keadaan selamat, meski mengalami kelelahan setelah beberapa jam berupaya mencari jalan keluar dari kawasan pendakian.

Dievakuasi dan Diperiksa Tim Medis

Setelah ditemukan, kedua pendaki segera dievakuasi menuju titik awal pendakian.

Setibanya di lokasi yang aman, Tim Medis Kantor SAR Maumere melakukan pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kondisi fisik kedua korban.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, keduanya hanya mengalami kelelahan dan tidak ditemukan cedera serius yang memerlukan penanganan lanjutan.

Setelah kondisi dinyatakan membaik, Daniel dan Yezki diperkenankan kembali ke rumah masing-masing.

Dengan selesainya proses evakuasi, operasi SAR resmi ditutup.

Keselamatan Pendakian Menjadi Prioritas

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa aktivitas pendakian gunung memerlukan persiapan yang matang, termasuk memperhatikan waktu perjalanan agar tidak turun saat kondisi gelap apabila belum mengenal medan secara baik.

Selain kesiapan fisik dan logistik, pendaki juga disarankan membawa perlengkapan keselamatan seperti lampu penerangan, alat komunikasi yang memadai, peta atau aplikasi navigasi, serta menyampaikan rencana perjalanan kepada pengelola jalur pendakian maupun keluarga.

Keberhasilan operasi penyelamatan ini menunjukkan pentingnya koordinasi cepat antara korban dan tim penyelamat ketika menghadapi situasi darurat di alam terbuka.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere mengapresiasi kerja sama seluruh unsur Tim SAR Gabungan yang terlibat dalam operasi sehingga kedua pendaki dapat ditemukan dalam keadaan selamat.

Peristiwa tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa keindahan alam pegunungan harus diimbangi dengan kedisiplinan dalam menerapkan prosedur keselamatan, sehingga aktivitas pendakian dapat berlangsung aman tanpa mengurangi risiko yang dapat membahayakan keselamatan jiwa.

Reporter: Yuven Fernandez

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *