Minahasa Utara — Peristiwa duka kembali terjadi di Desa Lantung, Kecamatan Wori, Minahasa Utara. Seorang perempuan berusia 20 tahun, Meylani Bomboi, ditemukan meninggal dunia pada Minggu (19/4/2026) dalam kejadian yang masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.
Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat karena sebelumnya, adik korban juga meninggal dunia dalam kejadian serupa di lokasi yang sama. Fakta tersebut menimbulkan keprihatinan sekaligus mendorong berbagai pihak untuk meminta penanganan yang lebih serius dan menyeluruh.
Hingga kini, penyebab pasti kejadian tersebut belum dapat dipastikan. Pihak keluarga melalui pemerintah desa telah berkoordinasi dengan kepolisian setempat untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Selain itu, tenaga kesehatan dari Puskesmas Wori turut melakukan pemeriksaan awal sebagai bagian dari prosedur penanganan kasus.
Hukum Tua Desa Lantung, Hiskia Onthoni, menyampaikan duka mendalam atas peristiwa tersebut. Ia menilai kejadian yang terjadi berulang dalam satu keluarga menjadi perhatian serius bagi seluruh masyarakat.
“Kami sangat berduka. Peristiwa ini bukan hanya menjadi masalah keluarga, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama untuk saling peduli dan menjaga satu sama lain,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kepada aparat berwenang.
“Kami berharap masyarakat tetap tenang dan tidak mengambil kesimpulan sepihak. Mari kita lebih peka terhadap kondisi sosial di sekitar kita agar kejadian serupa tidak terulang,” kata Hiskia.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap fakta di balik peristiwa tersebut.
Di tengah duka yang menyelimuti, peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental dan dukungan sosial di lingkungan masyarakat. Kepedulian bersama dinilai menjadi kunci dalam mencegah tragedi serupa di masa mendatang.
Yoksan Salendah, C.par., C.BJ., C.EJ.















