Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAH

Umat Diajak “Bangkit dari Kubur Masing-Masing” dalam Misa Minggu Paskah di Keduwair

35
×

Umat Diajak “Bangkit dari Kubur Masing-Masing” dalam Misa Minggu Paskah di Keduwair

Sebarkan artikel ini

MAUMERE-BreakingNewspost.id — Umat Katolik di Stasi St. Yoseph Pekerja Keduwair mengikuti Perayaan Ekaristi Minggu Paskah, Minggu (5/4/2026), dengan khusyuk dan tertib. Perayaan yang dimulai pukul 08.30 Wita itu dipimpin oleh R.P. Hendrik Rogate.

Dalam homilinya, R.P. Hendrik menekankan makna kebangkitan Kristus sebagai kemenangan atas maut. Ia mengingatkan umat bahwa peristiwa Paskah menjadi dasar iman umat Kristiani.

“Kebangkitan Kristus adalah kemenangan atas kematian. Karena itu, iman kita kepada Yesus Kristus tidak sia-sia. Hidup manusia tidak berhenti pada kematian atau liang kubur, tetapi dipersiapkan untuk bangkit menuju Kerajaan Surga,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa kebangkitan Kristus bukan hanya peristiwa yang dialami oleh Yesus sendiri, melainkan juga janji bagi umat yang percaya. Namun, menurut dia, umat perlu mengambil bagian secara aktif dalam menghidupi iman tersebut.

R.P. Hendrik mengajak umat untuk menjadi saksi kebangkitan, berani mencari dan berjumpa dengan Kristus, serta keluar dari “kubur” masing-masing. Ia menjelaskan bahwa “kubur” yang dimaksud bukan semata-mata kubur fisik, melainkan sikap hidup yang menjauhkan manusia dari nilai-nilai kasih.

“Yang dimaksud kubur itu adalah kemalasan, iri hati, kebencian, kedengkian, dan kesombongan. Jika kita merasa nyaman di dalamnya, kita tidak akan mengalami kebangkitan Kristus,” kata dia.

Perayaan berlangsung semakin khidmat dengan iringan koor dari Orang Muda Katolik (OMK) Manubura yang turut ambil bagian dalam liturgi. Keterlibatan kaum muda dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga kehidupan iman sekaligus memperkuat peran generasi penerus dalam Gereja.

Di sisi lain, aspek keamanan selama rangkaian perayaan Paskah juga mendapat perhatian. Personel dari Kepolisian Sektor Nelle dikerahkan untuk melakukan pengamanan di sejumlah gereja, termasuk stasi dan pusat paroki di wilayah Paroki Roh Kudus Nelle.

Kapolsek Nelle Iptu Sang Nyoman Purwata melalui anggotanya menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan dalam rangka Operasi Semana Santa. Sebanyak 14 personel dikerahkan untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah, mulai dari Minggu Palma hingga Minggu Paskah, berjalan aman dan lancar.

“Puji Tuhan, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan terkendali,” ujar salah satu petugas di lokasi.

Perayaan Paskah di Keduwair tidak hanya menjadi momentum liturgis, tetapi juga refleksi bersama bagi umat untuk memperbarui kehidupan iman. Ajakan untuk “bangkit dari kubur masing-masing” menjadi pesan utama yang diharapkan dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Yanuariuz. H

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *