MAKASSAR-BreakingNewspost.id — Wakil Bupati Soppeng, Selle KS Dalle, membesuk seorang calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Soppeng yang tengah menjalani perawatan intensif di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo, Makassar, Rabu (22/4/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kondisi jemaah yang mengalami gangguan kesehatan menjelang keberangkatan ke Tanah Suci.
Calon jemaah haji yang dirawat diketahui bernama Rahmi binti Madeing Labbase (47), warga Cacaleppeng Lajoa, Kelurahan Jennae. Ia merupakan bagian dari kelompok terbang (kloter) 1 Kabupaten Soppeng tahun 2026.
Rahmi saat ini menjalani perawatan akibat penyakit jantung. Berdasarkan keterangan medis, ia masih dalam kondisi observasi dan membutuhkan penanganan lanjutan sehingga belum memungkinkan untuk mengikuti jadwal keberangkatan awal bersama rombongan kloternya.
Dalam kesempatan tersebut, Selle menyampaikan doa dan dukungan moril kepada pasien dan keluarga. Ia berharap Rahmi segera pulih agar tetap memiliki kesempatan menunaikan ibadah haji pada musim haji tahun ini.
“Kami mendoakan agar yang bersangkutan segera diberikan kesembuhan. Harapannya, setelah kondisi kesehatannya membaik, beliau masih bisa diberangkatkan pada kloter berikutnya,” ujar Selle.
Ia menegaskan, pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan kondisi kesehatan jemaah tersebut serta berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk tenaga medis dan penyelenggara haji, untuk memastikan langkah terbaik bagi calon jemaah.
Di sisi lain, pihak rumah sakit menyatakan bahwa pasien masih menjalani opname dan observasi guna memastikan stabilitas kondisi jantungnya sebelum diputuskan kelayakan untuk melakukan perjalanan jauh, termasuk ibadah haji yang memerlukan kesiapan fisik prima.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh bagi calon jemaah haji, mengingat ibadah tersebut memiliki rangkaian aktivitas fisik yang cukup berat.
Pemerintah daerah pun mengimbau seluruh calon jemaah haji untuk menjaga kondisi kesehatan sejak jauh hari sebelum keberangkatan, agar dapat menjalankan ibadah dengan aman dan lancar.
Sementara itu, keluarga pasien berharap Rahmi dapat segera pulih dan tetap diberikan kesempatan untuk menunaikan rukun Islam kelima tersebut, meski harus berangkat pada jadwal yang berbeda dari kloter awalnya.
@Tim.BNP















