Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAH

Warga dan Pemerintah Gotong Royong Bersihkan Jalan Rusak di Dua Koto, Akses Ekonomi Jadi Perhatian

29
×

Warga dan Pemerintah Gotong Royong Bersihkan Jalan Rusak di Dua Koto, Akses Ekonomi Jadi Perhatian

Sebarkan artikel ini

Pasaman-BreakingNewspost.id — Warga bersama pemerintah nagari dan kecamatan melaksanakan kegiatan gotong royong (goro) untuk membersihkan akses jalan Silang Empat menuju Lanai Sinugon Batang Kundur, Nagari Cubadak Barat, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, Rabu (22/4/2026).

Kegiatan ini dilakukan sebagai respons atas kondisi jalan yang selama ini dinilai meresahkan masyarakat, khususnya pengguna kendaraan roda dua. Berdasarkan pantauan di lapangan, ruas jalan tersebut ditumbuhi rumput dan ranting yang menjuntai hingga ke badan jalan, sehingga berpotensi mengganggu pandangan pengendara.

“Kalau dibiarkan, sangat membahayakan, terutama bagi pengendara motor. Ranting dan rumput bisa mengenai mata atau menghalangi pandangan,” ujar salah seorang warga.

Salah satu warga Koto Baru berinisial Das mengaku bersyukur atas kepedulian pemerintah setempat. Ia menyebut, Wali Nagari Cubadak Barat, Kesria Novi, bersama Camat Dua Koto, Hapnil Wadi, SH, turun langsung ke lapangan untuk ikut dalam kegiatan gotong royong tersebut.

“Kami sangat berterima kasih karena beliau-beliau rela meluangkan waktu dan tenaga demi kelancaran jalan masyarakat,” ujarnya.

Menurut keterangan Camat Dua Koto, kegiatan gotong royong ini juga menjadi upaya untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga fasilitas umum, khususnya infrastruktur jalan yang menjadi kebutuhan bersama.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama bergotong royong. Jalan ini sangat penting karena merupakan akses utama aktivitas warga,” kata Hapnil Wadi.

Ia menambahkan, jalan Silang Empat menuju Lanai Sinugon Batang Kundur memiliki peran vital sebagai urat nadi perekonomian masyarakat. Akses tersebut digunakan warga untuk mobilitas hasil pertanian serta kegiatan ekonomi lainnya.

Di sisi lain, pemerintah kecamatan juga telah berupaya melaporkan kondisi jalan tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Pasaman. Harapannya, kerusakan yang lebih serius, termasuk potensi longsor atau runtuhnya badan jalan, dapat segera ditangani melalui program pembangunan daerah.

“Kami sudah menyampaikan laporan ke pihak kabupaten. Mudah-mudahan mendapat perhatian dan segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

Warga berharap pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki kondisi jalan tersebut secara permanen, sehingga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan dapat terjamin.

Melalui kegiatan gotong royong ini, diharapkan tumbuh kesadaran bersama antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga infrastruktur desa, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan demi kelancaran aktivitas ekonomi warga.

Liputan:M.ali asman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *