Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Uncategorized

Harga Hasil Panen Anjlok, Petani Keluhkan Tekanan Ekonomi dan Minta Intervensi Pemerintah

2
×

Harga Hasil Panen Anjlok, Petani Keluhkan Tekanan Ekonomi dan Minta Intervensi Pemerintah

Sebarkan artikel ini

soppeng — Petani di sejumlah wilayah mengeluhkan penurunan harga hasil panen yang dinilai terjadi cukup drastis dalam beberapa waktu terakhir. Harga yang sebelumnya berada di kisaran Rp8.000 per kilogram kini turun menjadi sekitar Rp5.000 per kilogram. Kondisi ini disebut menimbulkan tekanan serius terhadap pendapatan petani di tingkat lapangan.

Para petani menilai penurunan harga tersebut tidak sejalan dengan biaya produksi yang terus mengalami peningkatan. Mulai dari biaya pengolahan lahan, pupuk, pestisida, hingga ongkos tenaga kerja, seluruhnya cenderung naik sehingga mempersempit margin keuntungan yang diperoleh petani saat panen.

Sejumlah petani mengungkapkan, situasi ini membuat hasil panen tidak lagi mampu menutup biaya operasional yang telah dikeluarkan selama masa tanam. Bahkan, dalam beberapa kasus, petani terancam mengalami kerugian jika harga terus bertahan pada level rendah.

Kondisi tersebut mendorong para petani berharap adanya langkah cepat dari pemerintah untuk melakukan intervensi pasar. Mereka meminta adanya kebijakan stabilisasi harga, baik melalui penguatan serapan hasil panen, pengaturan distribusi, maupun pengawasan terhadap fluktuasi harga di tingkat tengkulak dan pasar.

Para petani menegaskan bahwa stabilitas harga menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan usaha pertanian. Tanpa adanya kepastian harga yang layak, mereka khawatir minat untuk terus menggarap lahan akan semakin menurun di tengah beban produksi yang semakin berat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *