Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BeritaDAERAH

Jalan Poros Moncongloe Rusak Parah, Akses Strategis Makassar–Gowa–Maros Kian Dikeluhkan Warga

67
×

Jalan Poros Moncongloe Rusak Parah, Akses Strategis Makassar–Gowa–Maros Kian Dikeluhkan Warga

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR-Breakingnewspost.id — Kondisi jalan poros di wilayah Moncongloe yang menjadi jalur penghubung antara Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Maros dilaporkan semakin memprihatinkan. Kerusakan yang terjadi di sejumlah titik ruas jalan tersebut kini menjadi keluhan masyarakat yang setiap hari melintasi jalur tersebut.

Pantauan warga pada Senin (9/3/2026) menunjukkan kondisi jalan mengalami kerusakan cukup parah. Di beberapa bagian terlihat lubang-lubang besar, permukaan jalan yang bergelombang, serta genangan air yang kerap muncul saat hujan turun. Situasi ini memaksa para pengendara, terutama pengguna sepeda motor, untuk lebih berhati-hati ketika melintas.

Jalan poros Moncongloe selama ini dikenal sebagai salah satu jalur alternatif penting yang menghubungkan kawasan perkotaan Makassar dengan daerah penyangga di Gowa dan Maros. Selain menjadi akses mobilitas masyarakat, jalur tersebut juga dilalui kendaraan logistik yang membawa berbagai kebutuhan dari dan menuju kawasan metropolitan.

Bagi sebagian warga, jalur ini menjadi rute utama untuk aktivitas harian, mulai dari bekerja, berdagang, hingga mengantar anak ke sekolah. Namun, kondisi jalan yang rusak membuat perjalanan seringkali menjadi lebih lambat dan berisiko.

Sejumlah pengendara mengaku harus mengurangi kecepatan kendaraan ketika melintasi titik-titik kerusakan jalan. Tidak sedikit pula pengendara roda dua yang hampir terjatuh akibat lubang jalan yang tertutup genangan air.

“Kalau malam hari sangat berbahaya karena lubangnya tidak terlihat. Banyak pengendara yang tiba-tiba mengerem atau menghindar,” ujar seorang warga yang hampir setiap hari melintas di jalur tersebut.

Kerusakan jalan juga berdampak pada meningkatnya waktu tempuh perjalanan, terutama pada jam-jam sibuk ketika arus kendaraan dari arah Makassar menuju Kabupaten Maros maupun Kabupaten Gowa mengalami peningkatan. Kondisi ini kerap memicu perlambatan arus lalu lintas, terutama di titik-titik yang mengalami kerusakan paling parah.

Selain faktor usia jalan, meningkatnya volume kendaraan yang melintas setiap hari diduga turut mempercepat kerusakan infrastruktur tersebut. Apalagi jalur ini tidak hanya dilalui kendaraan ringan, tetapi juga kendaraan bermuatan berat yang melintas secara rutin.

Masyarakat berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki ruas jalan tersebut. Warga menilai perbaikan menyeluruh diperlukan agar kerusakan tidak terus berulang.

Menurut warga, perbaikan sementara seperti tambal sulam dinilai belum mampu mengatasi persoalan secara permanen. Mereka menginginkan adanya peningkatan kualitas jalan yang lebih tahan terhadap volume kendaraan yang tinggi.

Sebagai jalur penghubung tiga wilayah strategis di Sulawesi Selatan, keberadaan jalan poros Moncongloe dinilai memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat serta aktivitas ekonomi di kawasan Mamminasata.

Karena itu, masyarakat berharap kondisi jalan tersebut segera mendapat perhatian serius dari pemerintah dan instansi terkait agar akses transportasi yang menjadi urat nadi aktivitas warga dapat kembali aman dan nyaman digunakan.Tim/red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *