MAUMERE-Breakingnewspost.id — Pemerintah Kabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Rembuk Stunting Tahun 2027. Forum strategis ini menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan untuk menyepakati arah pembangunan Kabupaten Sikka pada tahun 2027.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Cherubim Hall, Jalan Soekarno–Hatta, Maumere, dan dibuka secara virtual oleh Emanuel Melki Laka Lena. Musrenbang ini merupakan bagian dari tahapan penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah yang menjadi acuan program dan kegiatan pemerintah daerah ke depan.

Musrenbang RKPD Kabupaten Sikka Tahun 2026 mengusung tema “Penguatan Kapasitas dan Sistem Lintas Sektor yang Efektif dan Berkelanjutan.” Tema tersebut menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas, penguatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan, peningkatan pembangunan infrastruktur yang merata, serta tata kelola pemerintahan yang kolaboratif dan responsif.
Dalam sambutannya, Emanuel Melki Laka Lena menegaskan bahwa perencanaan pembangunan daerah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem perencanaan pembangunan nasional. Hal tersebut, menurutnya, telah diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
Ia menekankan bahwa berbagai dokumen perencanaan seperti RPJPD, RPJMD, hingga RKPD harus disusun secara terarah dan selaras dengan kebijakan pembangunan nasional maupun provinsi, sehingga program pembangunan di daerah dapat berjalan secara sinkron dan efektif.
“Perencanaan pembangunan daerah harus mampu mendukung prioritas pembangunan nasional sekaligus menjawab kebutuhan nyata masyarakat di daerah,” ujar Melki Laka Lena.
Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota dalam merumuskan program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Menurutnya, fokus pembangunan daerah saat ini harus diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi masyarakat, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Langkah tersebut penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago menyampaikan bahwa Musrenbang RKPD merupakan forum strategis yang mempertemukan pemerintah daerah dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menyepakati prioritas pembangunan daerah tahun 2027.
Menurutnya, musrenbang menjadi wadah partisipatif yang memungkinkan berbagai unsur masyarakat terlibat dalam proses perencanaan pembangunan daerah.
“Melalui forum ini, berbagai usulan program dan kegiatan prioritas dari masyarakat dibahas dan diselaraskan dengan dokumen perencanaan pembangunan daerah,” kata Juventus.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan Musrenbang tahun ini dirangkaikan dengan Rembuk Stunting Tahun 2027 sebagai upaya memperkuat komitmen bersama dalam percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Sikka.
Penanganan stunting, kata dia, menjadi salah satu prioritas penting pemerintah daerah, terutama melalui intervensi pada 1.000 hari pertama kehidupan, yang merupakan periode krusial dalam menentukan kualitas tumbuh kembang anak.
“Pemerintah Kabupaten Sikka terus berkomitmen dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting sebagai bagian dari strategi menyiapkan sumber daya manusia yang sehat, berkualitas, dan produktif,” tegasnya.
Langkah tersebut juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi bonus demografi pada tahun 2030, di mana kualitas sumber daya manusia akan menjadi faktor utama dalam mendorong pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Melalui forum Musrenbang RKPD ini, pemerintah daerah berharap dapat menghasilkan kesepakatan bersama terkait prioritas pembangunan yang selaras dengan program pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.
Dengan perencanaan yang matang dan sinergi antar pemangku kepentingan, pembangunan di Kabupaten Sikka diharapkan dapat berjalan lebih terarah, efektif, serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Sikka Simon Subandi Supriadi, Ketua DPRD Kabupaten Sikka Stefanus Sumandi, unsur Forkopimda, para staf ahli, para asisten daerah, pimpinan perangkat daerah, para camat, serta para undangan lainnya.
(Yuven Fdz)













