Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BeritaDAERAH

Babinsa Lakukan Pendataan Pengunjung Tempat Wisata, Ciptakan Situasi Aman dan Tertib

2
×

Babinsa Lakukan Pendataan Pengunjung Tempat Wisata, Ciptakan Situasi Aman dan Tertib

Sebarkan artikel ini

Sragen-BreakingNewspost.id — Upaya menjaga keamanan dan ketertiban di kawasan wisata terus dilakukan aparat kewilayahan. Seperti yang dilakukan Sertu Sriyatno bersama satu anggota Koramil 15/Gemolong yang melaksanakan pendataan pengunjung di objek wisata Sendang Kun Gerit, Rabu (25/3/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Dukuh Kun Gerit, RT 5, Desa Jatibatur, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen, yang dalam beberapa waktu terakhir menjadi salah satu destinasi yang ramai dikunjungi masyarakat, terutama saat masa libur.

Menurut Sriyatno, pendataan dilakukan sebagai bagian dari langkah monitoring untuk mengetahui jumlah serta aktivitas pengunjung. Hal ini dinilai penting, mengingat lonjakan kunjungan kerap terjadi pada periode libur yang berpotensi menimbulkan kerawanan jika tidak diantisipasi sejak dini.

“Pendataan ini penting untuk mengetahui tingkat kunjungan sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya di sela kegiatan.

Selain melakukan pendataan, aparat juga berkoordinasi dengan pengelola wisata dan perangkat setempat guna memastikan situasi tetap kondusif. Sinergi ini dinilai penting untuk menciptakan lingkungan wisata yang aman dan nyaman bagi pengunjung.

Dalam kesempatan tersebut, Sriyatno turut memberikan imbauan kepada pengunjung agar menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan, serta mematuhi aturan yang berlaku di lokasi wisata. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap barang bawaan dan mengutamakan keselamatan selama beraktivitas.

Di sisi lain, pihak pengelola wisata juga diminta untuk terus meningkatkan kualitas fasilitas pendukung, seperti penyediaan tempat sampah, penataan area parkir, serta sarana keamanan lainnya guna menunjang kenyamanan pengunjung.

“Dengan adanya sinergi antara aparat dan masyarakat, diharapkan sektor pariwisata di wilayah ini dapat berkembang dengan baik dan memberikan dampak positif bagi perekonomian warga,” kata Sriyatno.

Langkah preventif yang dilakukan aparat teritorial ini menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas wilayah, sekaligus mendukung geliat sektor pariwisata lokal agar tetap berjalan aman, tertib, dan berkelanjutan.

(Agus Kemplu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *