Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Pristiwa

Buaya Putih Penyerang Warga Pompengan Pantai Akhirnya Mati, Dicari 5 Hari oleh Keluarga Korban

13
×

Buaya Putih Penyerang Warga Pompengan Pantai Akhirnya Mati, Dicari 5 Hari oleh Keluarga Korban

Sebarkan artikel ini

Luwu,BreakingNewsPost.Id-Kejadian yang bikin geger dan takut warga terjadi di Desa Pompengan Pantai, Kecamatan Lamasi Timur, Kabupaten Luwu, Jumat 10 April 2026 lalu.

Seorang warga, Salmi alias Mama Fahri, diserang buaya di pengairan yang ada tepat di belakang rumahnya. Saat itu, korban mau ke kebun untuk memetik daun ubi, seperti biasa yang hampir tiap hari dilakukan.

Informasi yang dihimpun tim breakingnewspost.id, Rabu 15 April 2026, kejadian itu berlangsung tiba-tiba. Saat lewat di pinggir pengairan, korban langsung disergap buaya yang memang selama ini sering terlihat di sekitar lokasi.

Warga yang dengar kejadian itu langsung panik. Apalagi lokasinya dekat sekali dengan rumah warga, bikin banyak orang takut untuk ke kebun atau lewat di sekitar rawa-rawa dan saluran air.

Tidak tinggal diam, keluarga korban bersama warga langsung melakukan pencarian terhadap buaya tersebut. Pencarian dilakukan selama lima hari berturut-turut di sekitar rawa dan aliran air tempat kejadian.

Setelah lima hari dicari, akhirnya buaya putih yang diduga sebagai pelaku berhasil ditemukan di rawa-rawa. Warga yang sudah bersiap langsung menembak buaya tersebut hingga mati. Tidak lama kemudian, bangkainya terlihat mengapung di permukaan rawa.

Salah satu ponakan korban, iyank, mengatakan pencarian dilakukan dengan penuh kewaspadaan karena buaya masih berkeliaran di sekitar lokasi.

“Selama lima hari kita cari itu buaya, waspada semua warga. Pas ketemu di rawa-rawa, langsung ditembak sampai mati. Sekarang sudah mengapung, jadi agak tenangmi warga,” ujar iyank

Dengan matinya buaya tersebut, warga mulai merasa sedikit lega. Namun begitu, mereka tetap berharap ada perhatian dari pihak terkait untuk turun langsung melakukan penanganan, karena dikhawatirkan masih ada buaya lain di sekitar wilayah tersebut.

Saat ini, warga masih tetap berhati-hati kalau mau ke kebun atau lewat di area pengairan. Kejadian ini jadi peringatan keras supaya semua lebih waspada, apalagi yang sering beraktivitas di dekat rawa-rawa.

Penulis: AsL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *