BONE-BreakingNewspost.id — Kondisi memprihatinkan dialami seorang warga lanjut usia di Desa Tawaroe, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Seorang ibu renta bernama Semma harus menjalani hari-harinya dalam keterbatasan, tinggal di sebuah gubuk reyot yang jauh dari standar kelayakan hunian.
Informasi ini disampaikan oleh Imam Desa Tawaroe, Ustaz Muhammad Ashar, melalui unggahan di media sosial pada Selasa (24/3/2026). Ia mengungkapkan adanya satu keluarga yang sangat membutuhkan perhatian dan bantuan dari berbagai pihak.
Semma diketahui menderita stroke dan kini hanya bisa bergantung pada perawatan sang anak, Mustaqim. Demi merawat ibunya, Mustaqim memutuskan berhenti bekerja. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ia mengandalkan penghasilan seadanya dari berjualan petasan.
Keduanya tinggal di sebuah gubuk sederhana yang terletak di belakang Masjid Istiqamah Tawaroe. Kondisi bangunan tersebut tampak memprihatinkan, dengan atap yang mulai rusak serta dinding yang lapuk dan tidak lagi memberikan perlindungan yang layak.
“Di wilayah kami ada keluarga yang sangat membutuhkan bantuan. Kondisinya sangat memprihatinkan,” ujar Ustaz Muhammad Ashar.
Kondisi ini menambah daftar persoalan sosial di pedesaan, terutama terkait kesejahteraan lansia dan akses terhadap layanan kesehatan serta hunian layak. Diharapkan adanya perhatian dari pemerintah daerah maupun pihak terkait untuk memberikan bantuan, baik berupa perbaikan rumah, layanan kesehatan, maupun dukungan sosial bagi keluarga tersebut.
Selain itu, partisipasi masyarakat dan lembaga sosial juga diharapkan dapat membantu meringankan beban yang dihadapi Semma dan anaknya.Red















