Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAH

Kemenag TTU dan RRI Atambua Hadirkan Mimbar Agama Islam, Ajak Masyarakat Perkuat Kerukunan Umat

10
×

Kemenag TTU dan RRI Atambua Hadirkan Mimbar Agama Islam, Ajak Masyarakat Perkuat Kerukunan Umat

Sebarkan artikel ini

Atambua-BreakingNewspost.id -— Upaya memperkuat nilai keimanan sekaligus menjaga harmoni antarumat beragama terus digalakkan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) bersama Radio Republik Indonesia (RRI) Atambua.

Melalui program Mimbar Agama Islam, masyarakat diajak untuk mengikuti siraman rohani yang akan disampaikan oleh Fajriah A. Ali. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat pagi, 10 April 2026, pukul 05.30 WITA, dan dapat diakses melalui siaran RRI Pro 2 Atambua 99.8 FM maupun platform digital rripro2atambua.

Program ini menjadi bagian dari komitmen Kemenag TTU dan RRI Atambua dalam menghadirkan ruang dakwah yang menyejukkan serta relevan dengan kehidupan masyarakat saat ini. Selain memperdalam pemahaman keagamaan, mimbar ini juga diharapkan mampu menjadi sarana edukasi publik dalam membangun sikap toleransi.

Pihak penyelenggara menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan keharmonisan di tengah keberagaman yang ada di Indonesia, khususnya di wilayah TTU yang dikenal dengan kehidupan masyarakatnya yang plural.

“Melalui mimbar agama ini, kami ingin mengajak masyarakat tidak hanya meningkatkan kualitas ibadah, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kebersamaan, saling menghormati, dan hidup rukun antarumat beragama,” demikian pesan yang disampaikan oleh Tim Humas Kemenag TTU.

Dengan kemudahan akses melalui radio maupun perangkat telepon genggam, program ini diharapkan dapat menjangkau lebih luas masyarakat, baik di perkotaan maupun di daerah terpencil.

Kolaborasi antara Kemenag TTU dan RRI Atambua ini juga menjadi bukti nyata peran media sebagai mitra strategis dalam menyebarkan pesan-pesan keagamaan yang damai dan konstruktif.

Di tengah dinamika sosial yang terus berkembang, kehadiran program seperti Mimbar Agama Islam dinilai penting sebagai penyeimbang, sekaligus penguat nilai spiritual dan sosial masyarakat.

Masyarakat pun diimbau untuk turut berpartisipasi dengan menyimak siaran tersebut, serta mengimplementasikan pesan-pesan yang disampaikan dalam kehidupan sehari-hari.

Reporter: Tim Humas Kemenag TTU (V. Sintu Lopes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *