Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BeritaDAERAH

Pasar Murah PWI Lampung Diserbu Warga, Sembako Dijual di Bawah Harga Pasar

11
×

Pasar Murah PWI Lampung Diserbu Warga, Sembako Dijual di Bawah Harga Pasar

Sebarkan artikel ini

BANDARLAMPUNG-BreakingNewspost.id – Antusiasme masyarakat terlihat tinggi saat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung menggelar kegiatan pasar murah Ramadan di Bandarlampung, Sabtu (14/3/2026). Sejak pagi hari, ratusan warga telah memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau menjelang Hari Raya Idulfitri.

Kegiatan tersebut digelar bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, yang menyediakan berbagai komoditas kebutuhan pokok bagi masyarakat.

Beragam bahan pangan dijual dalam pasar murah tersebut, di antaranya beras, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, telur ayam, hingga komoditas hortikultura seperti bawang merah dan bawang putih. Selain itu, masyarakat juga dapat membeli produk daging ayam, daging sapi beku, serta berbagai produk olahan daging yang disediakan melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung.

Ketua panitia pelaksana kegiatan, Asdijal, yang juga menjabat Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan PWI Lampung, mengatakan pasar murah ini merupakan bentuk kepedulian organisasi wartawan terhadap masyarakat, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan pokok selama bulan Ramadan.

“Alhamdulillah sejak pagi masyarakat sudah datang dan sangat antusias. Bahkan sebelum kegiatan dibuka, warga sudah menunggu di lokasi. Ini menunjukkan bahwa pasar murah seperti ini memang sangat dibutuhkan masyarakat, terutama menjelang Idulfitri,” kata Asdijal.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk kolaborasi antara PWI Lampung dan pemerintah daerah dalam membantu masyarakat menghadapi meningkatnya kebutuhan rumah tangga selama bulan Ramadan.

Sementara itu, Analis Perdagangan Ahli Muda dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, Febrian Rikardo, menjelaskan bahwa komoditas yang dijual dalam kegiatan pasar murah merupakan kebutuhan pokok dengan harga di bawah harga pasar karena mendapat subsidi dari pemerintah daerah.

Menurut Febrian, sejumlah komoditas yang dibawa dalam kegiatan tersebut antara lain minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), beras premium, serta produk hortikultura seperti bawang merah dan bawang putih.

“Harga yang ditawarkan lebih rendah dibandingkan harga di pasaran. Misalnya gula pasir yang di pasaran berkisar Rp18 ribu hingga Rp19 ribu per kilogram dijual Rp15 ribu. Telur ayam yang biasanya Rp28 ribu hingga Rp29 ribu per kilogram dijual Rp25 ribu,” ujarnya.

Ia menambahkan, minyak goreng merek Minyak Kita juga dijual dengan harga Rp15 ribu per liter, sementara beras premium dijual Rp70 ribu per sak ukuran lima kilogram.

“Harga-harga tersebut berada di bawah harga pasar karena mendapatkan subsidi dari dinas terkait,” kata Febrian.

Selain menyediakan kebutuhan pokok, kegiatan pasar murah ini juga melibatkan sejumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menjual berbagai makanan ringan serta minuman bagi para pengunjung yang datang.

Distribusi komoditas dalam kegiatan tersebut didukung oleh tiga kendaraan logistik yang membawa berbagai bahan pangan dari Perum Bulog, dinas terkait, serta mitra penyedia lainnya.

Febrian menambahkan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk terus menggelar pasar murah di berbagai wilayah yang dinilai membutuhkan, khususnya daerah dengan potensi kenaikan harga kebutuhan pokok.

“Harapannya kegiatan seperti ini dapat lebih sering dilakukan di berbagai titik sehingga bisa membantu masyarakat sekaligus meredam kenaikan harga kebutuhan pokok,” pungkasnya.

(Husnan Efendi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *