Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAH

PKK Sikka Tegaskan Komitmen Perlindungan Perempuan dan Anak di Momentum Hari Kartini 2026

0
×

PKK Sikka Tegaskan Komitmen Perlindungan Perempuan dan Anak di Momentum Hari Kartini 2026

Sebarkan artikel ini

Maumere-BreakingNewspost.id– Peringatan Hari Kartini Tahun 2026 di Kabupaten Sikka dimaknai secara lebih substantif oleh Tim Penggerak PKK sebagai momentum penguatan aksi nyata, bukan sekadar kegiatan seremonial. Fokus utama yang ditegaskan adalah memperkuat pemberdayaan perempuan serta memastikan perlindungan anak dari berbagai bentuk kekerasan.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sikka, Ny. Fista Sambuari Kago, S.H., menegaskan bahwa semangat Kartini harus diwujudkan dalam langkah konkret yang memberi dampak langsung bagi masyarakat, khususnya perempuan dan anak di Kabupaten Sikka.

“Perempuan Sikka harus berdaya, berani, dan terlindungi. Tidak boleh ada ruang bagi kekerasan. Momentum Kartini ini adalah panggilan untuk bergerak bersama memperkuat peran perempuan dalam pembangunan, sekaligus memastikan anak tumbuh dalam lingkungan yang aman dan bermartabat,” tegasnya di Maumere, Sabtu (25/04/2026).

Dalam rangka peringatan tersebut, TP PKK Kabupaten Sikka menggelar berbagai kegiatan yang melibatkan partisipasi luas masyarakat. Kegiatan ini diikuti perwakilan PKK dari 181 desa, 13 kelurahan, dan 21 kecamatan dengan total sekitar 400 peserta.

Rangkaian kegiatan diawali dengan fun walk atau jalan santai yang mengusung kampanye utama: menolak segala bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak. Kampanye ini menjadi sarana edukasi publik untuk meningkatkan kesadaran sekaligus mendorong tindakan pencegahan di tingkat keluarga dan komunitas.

Selain itu, digelar pula lomba busana tenun ikat Sikka sebagai bentuk pelestarian budaya lokal sekaligus penguatan ekonomi kreatif perempuan. Tenun ikat Sikka dinilai bukan hanya identitas budaya Nian Tana Sikka, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Fista Sambuari Kago yang juga Ketua Dekranasda Kabupaten Sikka menegaskan bahwa upaya pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak membutuhkan sinergi lintas sektor.

“Kami tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, organisasi perempuan, dan seluruh elemen masyarakat agar perlindungan perempuan dan anak benar-benar berjalan efektif,” ujarnya.

Kegiatan ini turut melibatkan kerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Kesehatan, serta Dinas P2KBP3A Kabupaten Sikka.

Melalui momentum Hari Kartini 2026, PKK Kabupaten Sikka menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat gerakan bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, serta bebas dari kekerasan bagi perempuan dan anak.

Penulis: Yuven Fernandez

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *