Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BeritaDAERAH

Sampah Berserakan di Jalan Poros Gunung Jaya–Ladongi, Warga Pertanyakan Keseriusan Penanganan Lingkungan

6
×

Sampah Berserakan di Jalan Poros Gunung Jaya–Ladongi, Warga Pertanyakan Keseriusan Penanganan Lingkungan

Sebarkan artikel ini

KOLAKA TIMUR-BreakingNewspost.id — Tumpukan sampah yang berserakan di sepanjang Jalan Poros Gunung Jaya–Ladongi kembali menjadi sorotan masyarakat. Selasa 9 juni 2026, Kondisi yang berlangsung dalam beberapa waktu terakhir itu dinilai tidak hanya merusak estetika lingkungan, tetapi juga mengganggu kenyamanan pengguna jalan akibat bau menyengat yang tercium dari tumpukan sampah yang dibiarkan menumpuk di sejumlah titik.

Pantauan warga menunjukkan sampah rumah tangga dan berbagai jenis limbah lainnya terlihat berserakan di bahu jalan, bahkan sebagian telah meluber hingga mendekati badan jalan. Situasi tersebut menimbulkan kesan kumuh pada salah satu jalur penghubung yang cukup ramai dilalui masyarakat setiap hari.

Sejumlah pengguna jalan mengaku terganggu dengan kondisi tersebut. Selain aroma tidak sedap yang semakin menyengat saat cuaca panas, keberadaan sampah yang menumpuk juga dikhawatirkan dapat menjadi sumber pencemaran lingkungan dan memicu munculnya berbagai penyakit.

Kalau siang hari baunya sangat menyengat. Selain tidak enak dipandang, kami khawatir dampaknya terhadap kesehatan masyarakat, terutama warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi,” ungkap warga yang melintas meminta identitasnya tidak di rahasiakan.

Keluhan serupa juga disampaikan warga sekitar yang menilai persoalan sampah di kawasan tersebut tidak bisa terus-menerus dianggap sebagai masalah biasa. Mereka menilai penumpukan sampah yang terjadi menunjukkan perlunya pengawasan dan pengelolaan lingkungan yang lebih serius dari pihak terkait.

Menurut warga, jika tidak segera ditangani, tumpukan sampah berpotensi menjadi sarang lalat, tikus, serta berbagai vektor penyakit lainnya. Selain itu, saat musim hujan tiba, sampah yang menumpuk dikhawatirkan terbawa aliran air dan menyumbat saluran drainase yang dapat memicu genangan bahkan banjir di beberapa titik.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai efektivitas sistem pengelolaan sampah di wilayah tersebut. Warga berharap instansi terkait tidak hanya melakukan pembersihan sementara, tetapi juga menyusun langkah konkret dan berkelanjutan untuk mencegah lokasi tersebut kembali dipenuhi sampah.

Beberapa warga menilai perlunya pemasangan papan larangan membuang sampah sembarangan, penyediaan tempat pembuangan yang memadai, serta peningkatan pengawasan terhadap pelaku pembuangan sampah liar. Langkah edukasi kepada masyarakat juga dianggap penting agar kesadaran menjaga kebersihan lingkungan dapat tumbuh secara berkelanjutan.

Meski demikian, warga juga mengakui bahwa persoalan sampah bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah. Kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan menjadi faktor utama dalam menjaga kebersihan lingkungan. Tanpa partisipasi aktif warga, berbagai upaya penanganan yang dilakukan pemerintah berpotensi tidak memberikan hasil maksimal.

Di tengah upaya pemerintah daerah yang terus mendorong program kebersihan lingkungan, keberadaan tumpukan sampah di Jalan Poros Gunung Jaya–Ladongi menjadi pekerjaan rumah yang perlu mendapat perhatian serius. Warga berharap ada langkah cepat dan nyata agar kawasan tersebut kembali bersih, nyaman dilalui, serta mencerminkan lingkungan yang sehat dan tertata.

Hingga berita ini diterbitkan, tumpukan sampah di sejumlah titik sepanjang Jalan Poros Gunung Jaya–Ladongi masih terlihat berserakan dan belum mendapatkan penanganan maksimal. Masyarakat kini menunggu respons serta tindakan konkret dari pihak terkait guna mengatasi persoalan yang terus dikeluhkan tersebut.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *