PANGKALPINANG-BreakingNewspost.id — Kehadiran Bhayangkara Park (Bhaypark) milik Polda Bangka Belitung kian memperkuat posisinya sebagai salah satu ruang publik alternatif bagi masyarakat. Sejak diresmikan pada awal tahun, kawasan ini tidak hanya menawarkan fasilitas rekreasi, tetapi juga mulai berkembang menjadi ruang ekspresi seni dan kreativitas warga.
Pada Sabtu (4/4/2026) malam, Bhayangkara Park kembali dipadati pengunjung yang menikmati pagelaran musik bertajuk “Saturday Night–Feel The Music” edisi kedua. Kegiatan ini menghadirkan Baracuda Band, grup musik yang berada di bawah naungan Satuan Brimob Polda Bangka Belitung.
Pertunjukan yang berlangsung di panggung mini teater tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan hiburan terbuka bagi masyarakat. Selama kurang lebih dua setengah jam, Baracuda Band membawakan sejumlah lagu populer lintas generasi yang mampu menarik partisipasi pengunjung untuk turut bernyanyi bersama.
Sebelumnya, edisi perdana kegiatan serupa telah digelar pada pertengahan Maret dengan menghadirkan Loka Band, grup musik akustik lokal. Konsistensi penyelenggaraan acara ini dinilai sebagai langkah awal dalam membangun ekosistem hiburan yang inklusif di ruang publik.
Kepala Pelayanan Markas (Kayanma) Polda Bangka Belitung, Kompol Sahbani, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif langsung Kapolda Bangka Belitung, Irjen Pol Viktor Sihombing. Tujuannya, kata dia, untuk menghadirkan alternatif hiburan bagi masyarakat sekaligus mengoptimalkan fungsi Bhayangkara Park sebagai ruang publik.
“Selain menikmati ikon air mancur warna-warni pada malam hari, masyarakat juga bisa menikmati pertunjukan musik. Ini menjadi nilai tambah bagi Bhayangkara Park,” ujar Sahbani.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa panggung mini teater yang tersedia tidak hanya diperuntukkan bagi institusi kepolisian, tetapi terbuka bagi masyarakat umum, khususnya para pelaku seni. Ruang tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan kreatif yang bersifat positif.
“Siapa saja bisa menggunakan fasilitas ini untuk kegiatan seni dan kreativitas. Yang penting tetap mengikuti aturan yang berlaku dan menjaga ketertiban bersama,” katanya.
Di tengah meningkatnya kebutuhan akan ruang publik yang aman dan produktif, inisiatif seperti ini dinilai memiliki peran strategis. Selain menjadi sarana hiburan, kegiatan seni di ruang terbuka juga dapat mendorong keterlibatan generasi muda dalam aktivitas yang konstruktif.
Sahbani berharap program “Saturday Night–Feel The Music” dapat terus berlanjut dan menjadi wadah bagi tumbuhnya kreativitas masyarakat, khususnya kalangan muda di Bangka Belitung.
“Harapannya, ruang ini benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat, terutama generasi muda yang memiliki potensi di bidang seni. Ini bisa menjadi sarana untuk menyalurkan bakat sekaligus mengisi waktu dengan kegiatan positif,” ujarnya.
Dari pantauan di lapangan, antusiasme pengunjung terlihat tinggi. Sejumlah lagu populer dari band-band nasional turut dibawakan, di antaranya “My Facebook” dari Gigi, “I Love U Bibeh” dari The Changcuters, “Ku Tak Bisa” dari Slank, hingga “Aku Milikmu” dari Dewa 19. Interaksi antara musisi dan penonton pun menciptakan suasana hangat yang memperkuat daya tarik acara tersebut.
Dengan konsep yang menggabungkan hiburan, ruang publik, dan partisipasi masyarakat, Bhayangkara Park berpotensi menjadi salah satu pusat kegiatan sosial dan budaya baru di Pangkalpinang. Namun, keberlanjutan program serta pengelolaan yang konsisten tetap menjadi faktor kunci agar inisiatif ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.(nyimas yeni lestari















