Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BeritaDAERAH

Wagub NTT Serahkan Bantuan Kurban Sapi di Masjid Al-Muhajirin Oebufu Kupang, Tekankan Makna Solidaritas dan Kerukunan

4
×

Wagub NTT Serahkan Bantuan Kurban Sapi di Masjid Al-Muhajirin Oebufu Kupang, Tekankan Makna Solidaritas dan Kerukunan

Sebarkan artikel ini

KUPANG-BreakingNewspost.id — Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Johni Asadoma menyerahkan bantuan hewan kurban dari Pemerintah Provinsi NTT berupa satu ekor sapi kepada Masjid Al-Muhajirin Oebufu, Kota Kupang, Selasa (26/5/2026), dalam rangka menyambut Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Penyerahan bantuan berlangsung di halaman Masjid Al-Muhajirin Oebufu dan diterima langsung oleh Ketua Yayasan Masjid Hj. Idris Mochdar, bersama imam masjid, panitia Idul Adha, serta jamaah setempat. Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah pimpinan perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi NTT.

Dalam kegiatan itu, Pemprov NTT menegaskan kembali komitmennya memperkuat hubungan dengan masyarakat serta menjaga nilai toleransi, kepedulian sosial, dan kebersamaan di tengah keberagaman di daerah tersebut.

Dalam sambutannya, Johni Asadoma menekankan bahwa Idul Adha bukan sekadar ritual penyembelihan hewan kurban, melainkan momentum memperkuat nilai pengorbanan, solidaritas, dan kepedulian sosial.

Ia menyebut kurban sebagai simbol untuk menanggalkan ego, kesombongan, dan keserakahan, sekaligus memperkuat kepedulian terhadap sesama, terutama mereka yang membutuhkan.

“Makna kurban lebih dalam dari sekadar menyembelih hewan. Kurban adalah tentang berbagi dan merasakan kesulitan bersama,” ujarnya.

Wagub juga menegaskan pentingnya menjaga kerukunan sebagai fondasi pembangunan di NTT yang dikenal sebagai wilayah kepulauan dengan tantangan geografis yang kompleks. Menurutnya, tanpa stabilitas sosial dan keamanan, pembangunan tidak akan berjalan optimal.

Ia turut menggarisbawahi posisi NTT sebagai daerah yang dikenal dengan tingkat toleransi yang kuat di Indonesia.

“NTT dikenal sebagai laboratorium kerukunan. Umat beragama hidup berdampingan, saling menghormati, dan saling membantu. Ini harus terus kita jaga,” katanya.

Selain isu kerukunan, ia juga mengaitkan semangat Idul Adha dengan pentingnya integritas, amanah, serta dorongan untuk memperkuat kemandirian pangan dan kesejahteraan masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Wagub menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Adha kepada seluruh umat Muslim di NTT, seraya berharap nilai ibadah kurban membawa keberkahan bagi pembangunan daerah.

Sementara itu, Ketua Yayasan Masjid Al-Muhajirin Oebufu, Hj. Idris Mochdar, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan hewan kurban dari Pemerintah Provinsi NTT. Ia memastikan sapi kurban tersebut akan disalurkan kepada sekitar 175 kepala keluarga di lingkungan sekitar masjid.

“Atas nama yayasan dan jamaah, kami berterima kasih. Amanah ini akan kami salurkan kepada yang berhak,” ujarnya.

Bantuan ini menjadi bagian dari rangkaian kepedulian sosial Pemprov NTT menjelang Idul Adha, sekaligus memperkuat pesan kebersamaan lintas iman di daerah tersebut.

Bergita abi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *