SOPPENG — Semangat membangun budaya hidup sehat sekaligus memperkenalkan potensi wisata alam daerah tampak mewarnai pelaksanaan kegiatan Monas JELAS (Jelajah Alam Soppeng) yang dimulai dari Lapangan Sepak Bola Calio. Kegiatan yang diikuti berbagai elemen masyarakat tersebut menjadi salah satu wadah untuk mempererat kebersamaan sekaligus mengangkat potensi alam Kabupaten Soppeng yang selama ini dikenal memiliki panorama perbukitan, kawasan pertanian, dan pedesaan yang masih asri.
Di antara peserta yang turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut adalah Kepala Desa Abbanuange, Buhari. Kehadirannya tidak hanya sebagai peserta, tetapi juga sebagai bentuk dukungan terhadap upaya mempromosikan potensi wisata daerah dan mendorong partisipasi masyarakat dalam kegiatan yang bernilai positif bagi kesehatan, lingkungan, dan pembangunan sosial.
Sejak pagi hari, suasana Lapangan Sepak Bola Calio dipadati peserta dari berbagai kalangan. Mulai dari komunitas pecinta alam, pemuda, aparat pemerintah, hingga masyarakat umum tampak antusias mengikuti kegiatan yang mengusung semangat menjelajahi keindahan alam Soppeng.
Monas JELAS bukan sekadar kegiatan olahraga atau rekreasi biasa. Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan berbagai kelompok masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap pengembangan potensi daerah, khususnya sektor pariwisata berbasis alam dan pelestarian lingkungan.
Bagi Kabupaten Soppeng yang memiliki kekayaan alam cukup beragam, kegiatan seperti ini dinilai memiliki peran strategis dalam memperkenalkan destinasi wisata lokal kepada masyarakat luas. Selain itu, kegiatan luar ruang juga dapat menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sebagai aset pembangunan jangka panjang.
Buhari menilai kegiatan Monas JELAS merupakan contoh kolaborasi positif yang patut didukung oleh seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, pengembangan daerah tidak hanya dilakukan melalui pembangunan fisik semata, tetapi juga melalui kegiatan yang mampu membangun kesadaran sosial, kesehatan masyarakat, dan kecintaan terhadap potensi lokal.
“Kegiatan seperti ini sangat baik karena mempertemukan banyak orang dalam suasana yang sehat dan penuh kebersamaan. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga memperkenalkan keindahan alam yang dimiliki Kabupaten Soppeng kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurut Buhari, potensi wisata alam yang dimiliki Soppeng masih memiliki peluang besar untuk terus dikembangkan. Keindahan alam pedesaan, hamparan persawahan, perbukitan, serta berbagai destinasi wisata yang tersebar di sejumlah wilayah dapat menjadi daya tarik yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat apabila dikelola secara baik dan berkelanjutan.
Ia menegaskan bahwa promosi wisata tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh komponen masyarakat. Kegiatan seperti Monas JELAS dinilai menjadi salah satu cara efektif untuk memperkenalkan potensi daerah secara langsung kepada masyarakat sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap kekayaan alam yang ada.
Selain aspek promosi wisata, kegiatan tersebut juga dinilai memiliki manfaat dalam membangun pola hidup sehat. Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan, aktivitas luar ruang seperti jelajah alam menjadi alternatif yang dapat mendorong masyarakat untuk lebih aktif bergerak dan berinteraksi secara positif.
Sepanjang rute perjalanan, para peserta disuguhi pemandangan alam yang menjadi ciri khas Kabupaten Soppeng. Suasana kebersamaan tampak terjalin ketika peserta saling berinteraksi, berbagi pengalaman, serta menikmati keindahan alam yang dilewati selama kegiatan berlangsung.
Banyak peserta memanfaatkan momen tersebut untuk mengabadikan berbagai sudut pemandangan alam yang dinilai memiliki nilai estetika tinggi. Dokumentasi yang dibagikan melalui media sosial juga diharapkan dapat membantu memperluas promosi wisata daerah kepada masyarakat yang lebih luas.
Dalam perspektif pembangunan daerah, kegiatan berbasis komunitas seperti Monas JELAS memiliki nilai strategis karena mampu menghubungkan berbagai kepentingan dalam satu tujuan bersama. Selain mendukung sektor pariwisata, kegiatan tersebut juga berkontribusi dalam membangun jejaring sosial, memperkuat solidaritas masyarakat, dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
Buhari berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi agenda rutin yang melibatkan lebih banyak masyarakat. Menurutnya, semakin banyak kegiatan positif yang dilakukan, semakin besar pula peluang untuk memperkuat citra Kabupaten Soppeng sebagai daerah yang tidak hanya kaya akan budaya dan sejarah, tetapi juga memiliki potensi wisata alam yang layak diperhitungkan.
“Kita berharap kegiatan seperti ini terus berkembang dan mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. Potensi yang dimiliki Soppeng sangat besar dan perlu terus diperkenalkan. Jika dikelola dengan baik, sektor pariwisata dapat memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat,” katanya.
Kegiatan Monas JELAS akhirnya tidak hanya menjadi perjalanan menjelajahi alam, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan semangat membangun daerah melalui pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat. Di tengah berbagai tantangan pembangunan, kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa promosi wisata, pelestarian lingkungan, kesehatan masyarakat, dan penguatan solidaritas sosial dapat berjalan beriringan dalam satu gerakan yang positif.
Keikutsertaan Kepala Desa Abbanuange dalam kegiatan tersebut menjadi cerminan dukungan pemerintah desa terhadap berbagai inisiatif masyarakat yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup, memperkuat rasa kebersamaan, serta mendorong pemanfaatan potensi lokal sebagai bagian dari pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Dalam naskah ini, Kepala Desa Abbanuange, Buhari ditempatkan sebagai bagian dari gerakan promosi wisata, pelestarian lingkungan, dan penguatan partisipasi masyarakat melalui kegiatan Monas JELAS di Kabupaten Soppeng.@Red















