Bangka Barat-BreakingNewspost.id — Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Viktor T. Sihombing, memastikan situasi arus mudik di Pelabuhan Penyeberangan Tanjung Kalian Mentok dalam kondisi relatif aman dan lancar. Kepastian tersebut disampaikan usai melakukan peninjauan langsung bersama Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, pada Minggu (15/3/2026).
Peninjauan dilakukan untuk memantau kesiapan fasilitas pelabuhan serta memastikan kelancaran arus penumpang menjelang puncak arus mudik. Dari hasil pemantauan di lapangan, arus kedatangan maupun keberangkatan penumpang masih berjalan tertib meskipun terjadi peningkatan jumlah pemudik.
“Situasi terkini sementara di Pelabuhan Tanjung Kalian Mentok masih aman dan lancar,” ujar Viktor T. Sihombing kepada awak media setelah melakukan peninjauan di kawasan pelabuhan.
Meski kondisi secara umum dinilai terkendali, Kapolda menyoroti perlunya optimalisasi sistem kedatangan dan keberangkatan kapal di pelabuhan tersebut. Menurutnya, pengelolaan sistem transportasi laut perlu dimaksimalkan guna mengantisipasi potensi penumpukan penumpang.
Ia menjelaskan bahwa berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, terdapat kapal yang tidak dapat beroperasi sehingga berdampak pada meningkatnya antrean penumpang yang menunggu giliran keberangkatan.
“Kami mendapatkan informasi bahwa ada kapal yang tidak bisa beroperasi sehingga ini menjadi salah satu penyebab terjadi penumpukan penumpang yang menunggu giliran berangkat,” kata Viktor.
Karena arus mudik diperkirakan masih akan meningkat dalam beberapa hari ke depan, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turun langsung untuk melakukan pemantauan sekaligus mengevaluasi kondisi di lapangan.
“Kita berharap karena ini belum puncaknya, maka kami dari jajaran Forkopimda datang melihat, menyaksikan, dan kemudian melakukan koreksi. Mudah-mudahan nanti pada saat puncaknya ada perubahan yang bisa dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” ujarnya.
Dari sisi pengamanan, Kapolda menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus melakukan pemantauan di sejumlah titik strategis di kawasan pelabuhan. Salah satu fokus pengamanan berada di area bumper zone yang dijadikan lokasi pengalihan kendaraan dan penumpang untuk mencegah terjadinya kepadatan di jalur utama menuju pelabuhan.
“Kami dari sisi keamanan akan melaksanakan pengamanan mulai dari masyarakat yang menunggu antrean, termasuk pengaturan di daerah bumper zone yang saat ini dijadikan tempat pengalihan supaya tidak terjadi penumpukan di jalur masuk pelabuhan,” tegasnya.
Selain itu, hasil pemantauan sementara menunjukkan adanya peningkatan jumlah penumpang yang cukup signifikan dibandingkan hari-hari sebelumnya. Lonjakan ini diperkirakan akan terus meningkat hingga mendekati puncak arus mudik yang diprediksi terjadi pada 19 hingga 20 Maret 2026.
Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, seluruh personel pengamanan dari berbagai unsur dikerahkan guna menjaga kelancaran dan keamanan arus mudik. Selain personel dari Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung dan jajaran polres, unsur TNI serta pemerintah daerah juga turut dilibatkan dalam pengamanan.
“Yang jelas semua personel kita turunkan dari Polda, Polres, TNI juga ikut membantu termasuk dari pemerintah daerah. Banyak hal yang menjadi objek pengamanan kita, terutama di lokasi penumpang yang sedang menunggu antrean sampai mereka mendapatkan giliran berangkat maupun saat kedatangan,” pungkas Viktor T. Sihombing.
Pemerintah daerah dan aparat keamanan berharap koordinasi yang terus dilakukan antarinstansi dapat memastikan arus mudik di Pelabuhan Tanjung Kalian Mentok berjalan tertib, aman, dan lancar hingga masa puncak mudik mendatang.
Reporter:Nyimas yeni lestarari















