Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BeritaDAERAH

Malam 1 Syawal 1447 H: Remaja Masjid Kabupaten Sikka Gelar Takbir Keliling dan Pawai Obor

2
×

Malam 1 Syawal 1447 H: Remaja Masjid Kabupaten Sikka Gelar Takbir Keliling dan Pawai Obor

Sebarkan artikel ini

Maumere-BreakingNewspost.id —Malam 1 Syawal 1447 H 20 Maret 2026, menjadi momen kemenangan bagi umat Islam yang telah menunaikan ibadah puasa selama sebulan penuh. Di Kabupaten Sikka, perayaan ini diwujudkan melalui takbiran keliling dan pawai obor, yang digelar oleh Remaja Masjid Kabupaten Sikka di Masjid Al-Muhajirin Perumnas pada Jumat malam pukul 19.00 WITA.

Ketua Remaja Masjid Kabupaten Sikka, Fachri Yusuf, menyatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga menjadi momentum saling memaafkan dan mempererat silaturahmi, baik antar umat Islam maupun lintas agama.

“Kegiatan ini menjadi simbol kebersamaan dan persatuan dalam keberagaman. Momen ini merupakan wujud nyata toleransi di Kabupaten Sikka, di mana umat Islam yang merayakan Hari Raya Idul Fitri dapat berbagi kebahagiaan bersama seluruh masyarakat tanpa memandang perbedaan agama,” ujar Fachri.

Kehadiran Tokoh Daerah dan Lintas Agama

Takbiran dan pawai obor malam ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh lintas agama, di antaranya:

Bupati Sikka

Kapolres Sikka

Dandim 1603 Sikka

Uskup Keuskupan Maumere

Kehadiran mereka menegaskan dukungan terhadap nilai persatuan, toleransi, dan kebersamaan lintas agama di Kabupaten Sikka.

Partisipasi Lintas Elemen Masyarakat

Kegiatan ini melibatkan berbagai komunitas dan lembaga, antara lain:

Remaja Masjid: Al-Baitunuh Krokowolon, Ar-Rahman Waipare, Al-Muhajirin Perumnas, Al-Anshor KM2, Nurul Huda Bebeng, Ar-Rahmat Wuring, Al-Hidayah Kota Uneng, Darussalam Waioti

Paguyuban: Sunda, Sulsel, Alor, Lamakera

Siswa/i: SMAN 1 Maumere, SMAN 2 Maumere, SKMN 1 Maumere

Menurut Fachri, partisipasi lintas elemen ini memperkuat nilai persaudaraan, saling menghormati, dan semangat gotong royong, yang menjadi ciri khas masyarakat Sikka.

“Kebersamaan ini menunjukkan bahwa nilai persaudaraan dan saling menghormati tetap terjaga dengan baik. Kabupaten Sikka dapat menjadi contoh nyata toleransi umat beragama di Indonesia,” tambahnya.

Perayaan Takbiran dan Pawai Obor ini menegaskan bahwa keberagaman dapat menjadi kekuatan untuk memperkuat harmoni sosial, toleransi, dan kesejahteraan bersama.(Tim/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *