Sinjai-Breakingnewspost.id -— Mengisi waktu menunggu berbuka puasa atau ngabuburit biasanya dilakukan masyarakat dengan berjalan-jalan di pusat keramaian atau tempat wisata. Namun, cara berbeda dilakukan oleh komunitas motor trail di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, yang memilih menghabiskan waktu jelang berbuka dengan latihan balap di tengah sawah milik warga.
Kegiatan tersebut digelar oleh komunitas Timur Trail Adventure atau yang dikenal dengan nama Titrac Official Sinjai Timur. Latihan balap itu berlangsung di area persawahan milik warga di Kelurahan Samataring, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, Senin (9/3/2026).
Aksi para pengendara motor trail di lintasan berlumpur tersebut menarik perhatian warga sekitar. Ribuan penonton dari berbagai desa di Kecamatan Sinjai Timur tampak memadati area persawahan untuk menyaksikan langsung aksi para pembalap yang memacu kendaraan mereka di medan yang cukup menantang.
Lintasan yang digunakan merupakan area persawahan yang berlumpur, sehingga para peserta harus menghadapi medan licin dan berat. Kondisi tersebut justru menjadi tantangan tersendiri bagi para pecinta motor trail yang terbiasa menjajal jalur ekstrem.
Ketua komunitas Titrac Official Sinjai Timur, Taswan, mengatakan kegiatan tersebut dilakukan untuk mengisi waktu ngabuburit sekaligus mempererat hubungan antaranggota komunitas.
Menurut dia, latihan tersebut juga menjadi sarana untuk memperkenalkan komunitas motor trail kepada masyarakat luas.
“Kami memanfaatkan lahan warga untuk latihan sambil menunggu waktu berbuka puasa. Latihan biasanya dimulai sekitar pukul 16.45 Wita dan selesai menjelang waktu berbuka sekitar pukul 17.30 Wita,” ujar Taswan.
Ia menjelaskan, sekitar 13 anggota komunitas turut ambil bagian dalam latihan tersebut. Meski jumlahnya tidak terlalu banyak, kegiatan tersebut tetap menarik perhatian masyarakat yang datang untuk menonton.
Taswan menambahkan, kegiatan latihan seperti ini kerap dilakukan oleh komunitasnya. Namun dalam beberapa hari terakhir sempat terhenti karena kondisi cuaca yang tidak mendukung.
“Beberapa waktu lalu sempat tidak latihan karena hujan deras. Hari ini kami kembali latihan dan medan sawah yang berlumpur justru menjadi tantangan yang cukup memuaskan bagi para pengendara trail,” katanya.
Untuk memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib, jajaran Kepolisian Sektor Sinjai Timur turut melakukan pengamanan di lokasi.
Kapolsek Sinjai Timur AKP Muksin Sirajuddin bersama sejumlah anggota turun langsung ke lokasi untuk memantau jalannya kegiatan dan mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
Menurut Muksin, latihan motor trail tersebut dilakukan di area persawahan milik warga yang telah memberikan izin, sehingga tidak menggunakan fasilitas jalan umum.
“Komunitas trail ini melakukan latihan di tengah sawah milik warga dan tidak menggunakan jalan raya, sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas,” kata Muksin.
Ia juga menambahkan bahwa kehadiran polisi di lokasi bertujuan untuk memastikan kegiatan berlangsung aman serta mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
Selain menjadi sarana menyalurkan hobi, kegiatan tersebut juga menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat yang datang menyaksikan aksi para pembalap di lintasan berlumpur.
Sejumlah warga dari berbagai desa di Kecamatan Sinjai Timur terlihat memadati lokasi untuk menonton jalannya latihan balap tersebut sambil menunggu waktu berbuka puasa.
Bagi para anggota komunitas trail, kegiatan ini tidak hanya sekadar latihan, tetapi juga menjadi ajang mempererat kebersamaan antarpecinta motor trail di wilayah Sinjai Timur.
Reporter:A.Boaso lolo













