Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAH

Penyemprotan Bahu Jalan Jadi Langkah Nyata Desa Katobu Dukung Program Liwu MOKESA

3
×

Penyemprotan Bahu Jalan Jadi Langkah Nyata Desa Katobu Dukung Program Liwu MOKESA

Sebarkan artikel ini

MUNA BARAT-BreakingNewspost.id  — Pemerintah Desa Katobu, Kecamatan Wadaga, Kabupaten Muna Barat, terus menggencarkan kegiatan penyemprotan bahu jalan sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang bersih, tertata, dan indah sekaligus mendukung visi pembangunan daerah melalui program “Liwu MOKESA”.

Kepala Desa Katobu, Zalimuddin, S.E., M.M., mengatakan kegiatan tersebut mulai dilaksanakan sejak 12 Mei 2026 dan hingga kini masih terus berjalan secara bertahap di seluruh wilayah desa. Kegiatan dimulai setiap pukul 08.30 WITA dengan melibatkan masing-masing kepala dusun di tiga dusun yang ada di Desa Katobu.

Menurut Zalimuddin, program penyemprotan bahu jalan menjadi salah satu langkah konkret pemerintah desa dalam menjaga estetika lingkungan sekaligus memperkuat citra desa sebagai wilayah yang berada di jalur strategis lintas provinsi.

“Program penyemprotan bahu jalan ini merupakan bentuk nyata dukungan Pemerintah Desa Katobu terhadap program Liwu MOKESA. Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap melalui koordinasi bersama para kepala dusun,” ujarnya, Sabtu (17/5/2026).

Ia menegaskan, program tersebut tidak bersifat sementara, melainkan akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan hingga akhir masa jabatannya sebagai kepala desa.

Zalimuddin menilai posisi Desa Katobu sangat strategis karena menjadi jalur penghubung yang dilalui masyarakat dari Kabupaten Muna, Buton Tengah hingga Kota Bau-Bau. Karena itu, wajah desa dinilai penting untuk terus dijaga agar tetap bersih dan nyaman dipandang.

“Desa Katobu ini berada di jalur lintas provinsi, sehingga kebersihan dan keindahan lingkungan menjadi hal yang sangat penting. Ini juga menjadi wajah Kabupaten Muna Barat bagi masyarakat yang melintas,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Desa Katobu, La Mbunga, menyebut pemerintah desa telah menginstruksikan seluruh kepala dusun agar rutin melakukan pengawasan di wilayah masing-masing guna memastikan rumput di bahu jalan tidak tumbuh liar dan mengganggu keindahan lingkungan.

“Kami terus mendorong seluruh kepala dusun untuk aktif mengontrol wilayahnya masing-masing demi menjaga kebersihan dan estetika lingkungan desa,” ujarnya.

Program tersebut juga mendapat apresiasi dari masyarakat. Salah seorang warga Desa Katobu, La Ojo, menilai kegiatan penyemprotan bahu jalan tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga memberi manfaat ekonomi bagi warga yang terlibat dalam pelaksanaannya.

“Program ini sangat baik karena lingkungan terlihat lebih rapi dan indah. Selain itu, masyarakat yang ikut bekerja juga mendapatkan manfaat,” katanya.

Pemerintah Desa Katobu menegaskan seluruh program desa yang dijalankan telah melalui mekanisme musyawarah desa (Musdes) dan dituangkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).

Pemerintah desa juga memastikan akan terus terbuka kepada masyarakat terkait pelaksanaan program pembangunan dan penggunaan anggaran desa.

“Semua program desa lahir dari hasil musyawarah bersama masyarakat. Dalam waktu dekat kami juga akan menjalankan beberapa program lainnya. Pemerintah desa selalu mengedepankan kepentingan masyarakat secara adil dan terbuka,” tutup Zalimuddin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *